Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Candanya Para Ulama (Syaikh al-Albani, Syaikh Ibn Baz & Syaikh Ibn ‘Utsaimin rahimahumullah)

1. Ada seorang pemuda penuntut ilmu pernah naik mobil bersama Syaikh al-Abani rahimahullah. Syaikh al-Abani mengemudi mobilnya dengan kecepatan tinggi. Melihatnya, maka pemuda itupun menegur:”Wahai Syaikh,ini namanya ‘ngebut’ dan hukumnya tidak boleh. “Syaikh ibnu Baz mengatakan bahwa hal ini termasuk menjerumuskan diri dalam kebinasaan. Mendengarnya, Syaikh al-Albani rahimahullah tertawa lalu berkata:”Ini adalah fatwa seseorang yang tidak merasakan nikmatnya mengemudi mobil!!.” Pemuda itu berkata: “Syaikh, akan saya laporkan hal ini kepada Syaikh Abdul Aziz bin Baz.” Jawab Syaikh al-Abani;”Silahkan,laporkan saja.”

Pemuda itu melanjutkan ceritanya: “Suatu sa’at, saya bertemu dengan Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah di Makkah maka saya laporkan dialog saya dengan Syaikh al-Abani rahimahullah tersebut kepada beliau.Mendengarnya, beliau juga tertawa seraya berkata: ‘Katakan padanya:”ini adalah fatwa seseorang yang belum merasakan enaknya terkena denda!” (Al-Imam Ibnu Baz,Abdul Aziz as-Shadan hlm.73) Baca selebihnya »

Desember 20, 2009 Ditulis oleh Diqra al Garuti | rileks sejenak | | Belum Ada Tanggapan

Alhamdulillah telah lahir anak ke dua kami..

Alhamdulillah telah lahir anak ke dua saya -perempuan panjang 51 berat 3,4 semalam 3/11/2009 sekitar pukul 19.50 di Garut semoga menjadi anak yang solehah berguna untuk agama, pembawa estafet bendera tauhid, berbakti kepada kedua orangtuanya dan dimudahkan ilmu dan rezekinya.. Aamin yaa Robbal ‘aalamiin

November 3, 2009 Ditulis oleh Diqra al Garuti | Uncategorized | | 1 Komentar

Sikap yang Jelas terkait Fitnah Rafidhah Yaman

بسم الله الرحمن الرحيم

Sudah tidak asing lagi bagi sebagian Salafiyyin di Indonesia, bahwa untuk ketujuh kalinya dalam 7 tahun terakhir kaum Khawarij Rafidhah kembali melakukan pemberontakan kepada Pemerintah Negeri Yaman. Dan tentu saja terkait langsung dengan hal tersebut adalah pemberontakan tersebut terjadi di Provinsi Sa’ada dimana Darul Hadits Dammaj berada.
Sehingga kontak senjata yang terjadi di sekitar Darul Hadits Dammaj antara pemerintah negeri Yaman yang dibantu oleh Kabilah Al-Wadi’iy (Kabilah Syaikh Muqbil bin Hady Al-Wadi’iy) Baca selebihnya »

Oktober 9, 2009 Ditulis oleh Diqra al Garuti | bantahan, manhaj | | Belum Ada Tanggapan

POLIGAMI, TAKUT ISTRI?

MAU POLIGAMI, TAPI TAKUT ISTRI?
Syaikh Saleh As-Suhaimi hafizhahullah ditanya dengan pertanyaan berikut:
Apakah boleh saya menikah yang kedua kali tanpa sepengetahuan yang pertama,karena yang pertama tidak ridha?
Syaikh menjawab:
“Mengapa -hai penakut- mengapa? Baca selebihnya »

September 29, 2009 Ditulis oleh Diqra al Garuti | bantahan, dasar islam, fiqh, manhaj | | Belum Ada Tanggapan

NORDIN N STOP!!!

Sebagai seorang muslim yang masih berada diatas fitrahnya yang suci,sudah tentu merasakan kegembiraan ketika mendengarkan berita tentang tewasnya seseorang yang dikenal sebagai salah satu gembong teroris Khawarij dimasa kini,yang gemar melakukan tindakan kejahatan dan menumpahkan darah manusia,tidak terlepas pula tertumpahnya darah-darah kaum muslimin. Namun berbeda halnya dengan seorang yang telah tertanam padanya benih-benih pemikiran khawarij,dia tentu akan merasa sedih dengan terbunuhnya salah satu dari tokoh mereka,yang selama ini dianggap “berjihad” dengan cara-caranya.Bahkan tidak sedikit dari mereka yang menggelarinya dengan sebutan “mujahid” atau “mati syahid”.
Baca selebihnya »

September 25, 2009 Ditulis oleh Diqra al Garuti | bantahan, manhaj | | & Komentar

Mahmud bin Sabaktekin, Pejuang Tauhid Sejati

Ikhwati fillah, sebenarnya ada banyak tokoh yang terlewatkan saat kita berbicara tentang Islam di anak benua India. Salah satu dari sekian tokoh tersebut adalah Sultan Mahmud bin Sabaktekin Al Ghaznawi. Beliau termasuk penakluk hebat yang pasukan berkudanya berhasil mencapai India, dan menegakkan panji-panji Islam di sana. Konon luas wilayah yang berhasil ditundukkannya setara dengan jumlah seluruh penaklukkan yang terjadi di masa Amirul Mukminin Umar bin Khatthab ra.

Sederetan gelar disematkan kepadanya oleh Khalifah Abbasiyah kala itu: “Yaminud Daulah… Aminul Millah… Naashirul Haq… Nidhamuddien… dan Kahfud Daulah”. Sungguh, belum pernah sepanjang sejarah ada panglima yang menyandang gelar kehormatan demikian banyak, akan tetapi itulah tokoh kita kali ini, Sultan Mahmud bin Sabaktekin Al Ghaznawy, yang kemudian mendapat tiga gelar tambahan setelahnya, “Muhatthimus Shanam al Akbar” (Penghancur berhala terbesar), “Qaahirul Hind” (Penakluk India) dan “As Sulthan Al Mujahid Al Adhiem” (Sultan Mujahid Agung). Semua itu adalah gelar yang dianugerahkan oleh Khalifah Al Qaadir billaah kepada beliau… lantas siapakah sesungguhnya beliau dan bagaimanakah sepak terjangnya? Marilah kita simak sekarang… Baca selebihnya »

Juni 15, 2009 Ditulis oleh Diqra al Garuti | dasar islam, pemurnian sejarah | | Belum Ada Tanggapan

Gempa Di Madinah, Sebuah Peringatan

Belum lama telah terjadi gempa di Propinsi Madinah, tepatnya di ‘Aisy, kurang lebih 200 km arah barat daya Kota Madinah. Kekuatan gempa sampai 4,15 Skala Richter. Kemah-kemah pengungsian sudah disiapkan di sekitar kota tersebut.
Barangkali kebanyakan dari kita akan bertanya-tanya, gejala alam apa yang terjadi disana? Kenapa bisa terjadi gempa? Apa ada pergeseran lempengan bumi dll?
Pertanyaan-pertanyaan seperti inilah sering terlontar ketika mendengar gempa di suatu tempat, tanpa menyadari hikmah di balik itu semua.

Meski tidak menelan korban jiwa dan materi yang berarti, kejadian ini patut menjadi bahan renungan. Apalagi gempanya terasa sampai ke kota Madinah, sebagaimana dirasakan oleh sebagian ikhwah. Baca selebihnya »

Juni 4, 2009 Ditulis oleh Diqra al Garuti | dasar islam, tazkiyatun nufus | | Belum Ada Tanggapan

Sanggupkah Aku Menjawabnya?

Penulis: Al-Ustadz Abu Khaulah Zainal Abidin


SUNGGUH
saat itu akan datang sebagaimana telah sering aku saksikan ia mendatangi orang lain, teman-temanku, tetanggaku, bahkan orang tua atau kerabatku.

Sungguh, saat itu tak mungkin kuduga sebagaimana juga mereka tak pernah menduga didatangi oleh nya. Sungguh dia akan menjemput aku pergi ke tempat yang tak mampu aku bayangkan, tempat yang tak pernah kembali lagi mereka yang pergi ke sana, tempat yang di sana aku akan dihadapkan dengan pertanyaan.

Sungguh, semua itu benar adanya. Tak ada alasan bagi ku untuk tidak percaya hal itu bakal terjadi, sebagaimana tak ada alasan bagi ku untuk mengingkari adanya Al Khaliq. Juga sebagaimana tak ada alasan bagi ku untuk memungkiri adanya getaran kegelisahan dalam bathinku tatkala aku melakukan perbuatan yang fitrahku mengenalnya sebagai dosa.
Baca selebihnya »

Juni 4, 2009 Ditulis oleh Diqra al Garuti | dasar islam, tazkiyatun nufus | | Belum Ada Tanggapan

Hukum PEMILU dan Bagaimana Menyikapinya?

Assalamu ‘alaikum, ustadz.
Alhamdulillah, Allohuma sholi ‘ala muhammad wa ‘ala aliihi wa shohbihi ajma’in.

Ana mau tanya tentang Pemilu, sebenarnya bagaimana kita mensikapinya?
Apa hukumnya?

Jazakallohu khoir.
Wassalamu ‘alaikum.

Abu Abdurrouf
Alamat: Gamping, Sleman, DIY
Email: pamukojo***@yahoo.com

Ustadz Kholid Menjawab:
Untuk menjawab pertanyaan ini dan semisalnya, kami bawakan saja fatwa Syaikh Abdulmalik Ramadhani dalam wawancara beliau dengan al-Akh Abdullah Taslim berikut ini:
Tanya (Abdullah bin Taslim): Sehubungan dengan Pemilu untuk memilih presiden yang sebentar lagi akan diadakan di Indonesia, dimana Majelis Ulama Indonesia mewajibkan masyarakat Indonesia untuk memilih dan mengharamkan golput, bagaimana sikap kaum muslimin dalam menghadapi masalah ini?

Syaikh Abdul Malik:
Segala puji bagi Allah, serta salawat, salam dan keberkahan semoga senantiasa Allah limpahkan kepada Nabi kita, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, serta orang-orang yang setia mengikuti jalannya, amma ba’du:
Saat ini mayoritas negara-negara Islam menghadapi cobaan (berat) dalam memilih pemimpin (kepala negara) mereka melalui cara pemilihan umum, yang ini merupakan (penerapan) sistem demokrasi yang sudah dikenal. Padahal terdapat perbedaan yang sangat jauh antara sistem demokrasi dan (syariat) Islam (dalam memilih pemimpin), yang ini dijelaskan oleh banyak ulama (ahlus sunnah wal jama’ah). Untuk penjelasan masalah ini, saudara-saudaraku (sesama ahlus sunnah) bisa merujuk kepada sebuah kitab ringkas yang ditulis oleh seorang ulama besar dan mulia, yaitu kitab “al-’Adlu fil Islaam wa laisa fi dimokratiyyah al maz’uumah” (Keadilan yang hakiki ada pada syariat Islam dan bukan pada sistem demokrasi yang dielu-elukan), tulisan guru kami syaikh Abdul Muhsin bin Hamd al-’Abbaad al-Badr –semoga Allah menjaga beliau dan memanjangkan umur beliau dalam ketaatan kepada-Nya –.
‘Ala kulli hal, pemilihan umum dalam sistem demokrasi telah diketahui, yaitu dilakukan dengan cara seorang muslim atau kafir memilih seseorang atau beberapa orang tertentu (sebagai calon presiden). Semua perempuan dan laki-laki juga ikut memilih, tanpa mempertimbangkan/membedakan orang yang banyak berbuat maksiat atau orang shaleh yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Baca selebihnya »

Mei 14, 2009 Ditulis oleh Diqra al Garuti | bantahan, manhaj | | Belum Ada Tanggapan

Bagaimana Bertumpunya Tangan Ketika Bangkit Sholat?

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum ust,ana ingin tanya tentang menggerak-gerakkan jari telunjuk saat tahiyyat, kapan berhentinya gerakan jari kita itu yakni saat salam pertama atau kedua,mohon dalilnya juga ya ustadz.Kemudian tentang bertumpunya tangan ke lantai saat berdiri perpindahan rokaat yang lebih kuat apakah dengan menggenggam atau dengan melebarkan telapak tangan?ana sdh membaca di kitab sifat sholat nabi karya Syeikh Al.Bani namun ana masih belum jelas.Jazakumulloh khoiron katsiro. (Sugimin | Batam | Pria | Swasta)

Baca selebihnya »

Mei 8, 2009 Ditulis oleh Diqra al Garuti | fiqh | | Belum Ada Tanggapan