Menjarhkan Basmallah dalam sholat
MAYIT MENGETAHUI ORANG-ORANG YANG MENZIARAHINYA
Bismillah,
Al-Qur’an dan As Sunnah yang shahih dari Rasullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menunjukkan bahwa roh orang yang sudah meninggal dunia akan tetap hidup setelah kematian jasad. Diantara yang menunjukkan hal tersebut adalah firman Allah.
اللهُ يَتَوَفَّى اْلأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ اْلأُخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُّسَمًّى
“Allah memegang jiwa (roh seseorang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (seseorang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Ia tahan jiwa (roh orang) yang telah ia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan lagi jiwa (roh) yang lain sampai waktu yang ditentukan” [QS. Az-Zumar 42]
Mut’ah: Begini Cara Berzina Pemeluk Agama Syiah
Mut’ah: Begini Cara Berzina Pemeluk Agama Syiah
Dikutip dari Buku “Bahaya Syi’ah Rofidhoh Bagi Dunia Islam”
Selesai ditulis di Darul Hadits Dammaj – 1426H
Penulis: Abu Hazim Muhsin Muhammad Bashori
-semoga Alloh mengampuni dosa-dosanya-
1. Pengertian Mut’ah
Mut’ah adalah kesepakatan antara seorang laki-laki dengan perempuan yang bukan mahrom untuk bermut’ah (bersetubuh) dalam waktu tertentu dengan ketentuan-ketentuan dan bayaran tertentu, maka seorang laki-laki bisa bersetubuh serta si wanita harus taat dalam tempat tidur. Tidak diharuskan keduanya ada saksi atau hakim atau wakil atau pengumuman. Dan tidak harus ada orang ketiga yang mengetahui. Serta dimungkinkan pelaksanaan itu terjadi dengan sempurna walaupun dalam keadaan tersembunyi dan tidak ada bagi laki-laki tersebut keharusan untuk memberi nafkah atau pakaian serta tempat tinggal ataupun yang lainnya dari berbagai bentuk pertanggungan jawab namun membayar dengan bayaran tertentu pada wanita tersebut. Setelah selesai dalam jangka waktu sesuai kesepakatan maka selesailah mut’ahnya.
Bantahan :
Wahai kaum muslimin apakah ada bedanya dengan zina? Sama sekali tidak ada bedanya, seperti :
- Tidak harus ada wali.
- Tidak harus ada saksi.
- Tidak harus ada orang yang mengetahui.
- Waktu tertentu.
- Tidak ada nafkah.
- Jika sudah selesai, maka si wanita ditinggal pergi tanpa menghiraukan apakah hamil atau tidak.
2. Merendahkan Derajat Wanita
Terapi Dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasalam Bagi Orang Yang Terkena Penyakit Was-Was Percikan Kencing
Terapi Dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasalam Bagi Orang Yang Terkena Penyakit Was-Was Percikan Kencing
وقال المروزى : وضأت أبا عبدالله بالعسكر فسترته من الناس لئلا يقولوا إنه لايحسن الوضوء لقلة صبه الماء وكان أحمد يتوضأ فلا يكاد يبل الثرى
Al-Marwazi berkata, “Aku membantu Abu Abdillah (Imam Ahmad) berwudhu saat bersama orang banyak, tetapi aku menutupinya dari orang-orang agar mereka tidak mengatakan, ‘la tidak membaikkan wudhunya karena sedikitnya air yang dituangkan.’ Dan jika Imam Ahmad berwudhu, hampir saja (air bekasnya) tidak sampai membasahi tanah.”
Nasehat Al-Imam Hasan Al-Bashri Rahimahullah
Al-Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :
“Wahai manusia, sesungguhnya aku tengah menasihati kalian, dan bukan berarti aku orang yang terbaik di antara kalian, bukan pula orang yang paling shalih di antara kalian. Sungguh, akupun telah banyak melampaui batas terhadap diriku. Aku tidak sanggup mengekangnya dengan sempurna, tidak pula membawanya sesuai dengan kewajiban dalam menaati Rabb-nya.
Andaikata seorang muslim tidak memberi nasihat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya menjadi orang yang sempurna, niscaya tidak akan ada para pemberi nasihat. Akan menjadi sedikit jumlah orang yang mau memberi peringatan dan tidak akan ada orang-orang yang berdakwah di jalan Allah ‘Azza wa Jalla, tidak ada yang mengajak untuk taat kepada-Nya, tidak pula melarang dari memaksiati-Nya. Baca selebihnya »
Jadwal Taklim wilayah Garut (update 05 September 2011)
Jadwal Kajian Salafi di Garut
Setiap Hari Ahad (Minggu)
Pukul: 08.00 s.d. 11.45 WIB
Tempat: Masjid Al-Mubarok (Depan Terminal Bis Garut)
Rincian Jadwal Kajian
Sesi Pertama
Jam: 08.00 s.d. 09.00
Tema: Tarbiyah
Kitab: Kitabul Ilmi
Pengajar: Al-Ustadz Abu Abdillah Deni Zamjami, S.Pdi
(Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Siliwangi Garut)
Sesi Kedua
Jam: 09.00 s.d. 10.00
Tema: Manhaj
Kitab: Al-Firqotun Najiyah
Pengajar: Al-Ustadz Abu Abdillah Deni Zamjami, S.Pdi
(Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Siliwangi Garut)
Sesi Ketiga
Jam: 10.00 s.d. 11.00
Tema: Tafsir
Kitab: Tafsir As-Sa’di
Pengajar: Al-Ustadz Abu Fawwaz Dani Priyanto, S.Ip
(Pengajar Ma’had Ihya As-Sunnah Tasikmalaya)
Sesi Keempat
Jam: 11.00 s.d. 11.45
Tema: Fiqih
Kitab: Al-Wajiz
Pengajar: Al-Ustadz Abu Fawwaz Dani Priyanto, S.Ip
(Pengajar Ma’had Ihya As-Sunnah Tasikmalaya)
Informasi Kajian Salaf Garut:
Abu Hanafi : 081 323 803 087
Hilman Sanja Saputra : 087 724 534 301
Kisah Islamnya seorang Yahudi di tangan Ibnu Hajar
Sebagian ahli sejarah menceritakan tentang kehidupan al-Hafizh Ibnu Hajar Rahimahullah (penulis kitab Bulughul Maram yang sudah banyak diterjemahkan ke Bahasa Indonesia), beliau adalah seorang hakim di Mesir pada zamannya. Apabila beliau pergi ke tempat aktivitasnya, beliau selalu datang dengan memakai kereta yang di tarik oleh kuda. Suatu hari beliau bertemu dengan seorang Yahudi penjual minyak di Mesir. Biasanya pakaian penjual minyak itu kotor. :a;u orang Yahudi ini menghentikan kendaraan sang hakim, lalu berkata kepadanya (Imam Ibnu Hajar), sesungguhnya Nabi kalian pernah bersabda :
“Addunya sijnul mu’mini wa jannatul kaafiri” (“Dunia ini adalah penjara bagi orang mukmin dan Surga bagi orang Kafir”) HR.Muslim, kitab az-zuhud. Baca selebihnya »
Kisah safarnya Imam Syafi’i ke Imam Ahmad Rahimahumallah
Diriwayatkan tentang Imam Syafi’i bahwa beliau bertamu kepada Imam Ahmad pada suatu malam, lalu makan malam dihidangkan kepadanya, lalu Imam Syafi’i makan. Kemudian dua orang ini berpisah menuju tempat tidurnya masing-masing. Malam itu Imam Syafi’i tidak tidur, tetapi dia berfikir untuk mengambil hukum-hukum dari sebuah hadits, yaitu sabda Nabi Sholallahu ‘alaihi wasallam :
“Yaa Aba ‘Umair maa fa’ala Annughair? ” (“wahai Abu ‘Umair, apa yang sedang dikerjakan oleh Nughair?”) (HR. al-Bukhari, kitab al-Adab bab al-Inbisaathu ilan Naas.) Baca selebihnya »
KEADILAN ALLAH TA’ALA DAN KEMURAHAN-NYA
Bismillah walhamdulillah beberapa waktu yang lalu ada sebuah pertanyaan dari saudara yang mulia yang karena beberapa alasan saya tidak bisa menjawabnya, diantaranya adalah karena kesibukan saya. Alhamdulillah malam ini (semoga Allah membantu saya) akan saya bahas. Dan bagi ikhwan-ikhwan yang ingin menyumbangkan pemikirannya maka tafadhdhol, kritik dan saran kami tunggu, semoga Allah memberkati kalian dan mengampuni dosa-dosa kita di akhir hayat.
Pertanyaan tersebut adalah (kalau saya tidak salah ingat) jika Allah lah yang menciptakan makhluk mengapa Allah juga yang menghukum makhluk tersebut. Apakah Allah sudah tau dimana makhluk itu berada nanti di surga atau di neraka sebelum makhluk itu diciptakan?lalu apa manfaat beriman dalam hal tersebut?lalu dimanakah keadilan Allah?apakah Allah ridha dengan perpecahan dan kekafiran hambanya? Baca selebihnya »
Jadwal Taklim wilayah Garut (update 23 Juni 2011)
Kajian Islam Rutin [ GRATIS ]
Untuk Mahasiswa dan Mahasiswi
TEMA KAJIAN:
1. Tarbiyyah (Pendidikan Islam)
2. Manhaj (Tata Cara Beragama yang Benar)
3. Tafsir (Memahami Makna Al-Quran)
4. Fiqih (Hukum Islam)
WAKTU DAN TEMPAT KAJIAN:
Setiap Hari Ahad (Minggu)
Waktu: 08.00 s.d. 11.45 WIB
Tempat: Masjid Al-Mubarok, Jalan Guntur Sari (Depan Terminal Bus Garut)
PENGISI KAJIAN: Baca selebihnya »
