Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Pembahasan Hadis 70 Ribu bag.1

✨✨KAJIAN TAUHID✨✨
📝Faidah =
💥Riwayat ini bukanlah dalil bahwa seseorang diperbolehkan melihat meteor. Karena terdapat riwayat yang berbunyi ☘Al-Imaam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ مُحَمَّدٍ، قَالَ: كُنَّا مَعَ أَبِي قَتَادَةَ عَلَى ظَهْرِ بَيْتِنَا، فَرَأَى كَوْكَبًا انْقَضَّ فَنَظَرُوا إِلَيْهِ، فَقَالَ أَبُو قَتَادَةَ: إِنَّا قَدْ نُهِينَا أَنْ نُتْبِعَهُ أَبْصَارَنَا ” Telah menceritakan kepada kami Yaziid bin Haaruun : Telah menceritakan kepada kami Hisyaam, dari Muhammad, ia berkata : ” Kami pernah bersama Abu Qataadah di atas atap rumah kami. Lalu ia melihat bintang jatuh. Orang-orang memandanginya. Kemudian Abu Qatadah berkata : ‘Sungguh kami dilarang untuk memperhatikannnya” [Al-Musnad 5/299; dishahihkan oleh Al-Arna’uth dkk. dalam Tahqiq dan Takhrij-nya terhadap Musnad Al-Imaam Ahmad, 37/244]. 📝Perkataan ‘kami dilarang’, maksudnya dilarang oleh Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, sehingga hadits di atas dihukumi marfuu’. ❓❓Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdil-Wahhaab Al-Wushaabiy hafidhahullah pernah ditanya: ❓”Apakah shahih doa yang dipanjatkan ketika bintang jatuh ?”. Beliau menjawab
: ‼”Aku tidak mengetahui hadits (shahih) tentang hal tersebut. Hadits yang ada hanyalah terkait bahwa apabila ada orang yang melihat bintang yang digunakan untuk melempar setan (bintang jatuh) agar tidak memperhatikannya. Tidak boleh memperhatikannya. Inilah yang aku ketahui, yaitu tidak boleh memperhatikannya” [sumber : olamayemen]. 📚adapun tentang hadits ruqyah yang kita bahas ini beredaksi : حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، أَخْبَرَنَا حُصَيْنُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، قَالَ: ” كُنْتُ عِنْدَ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، فَقَالَ: أَيُّكُمْ رَأَى الْكَوْكَبَ الَّذِي انْقَضَّ الْبَارِحَةَ؟ قُلْتُ: أَنَا، ثُمَّ قُلْتُ: أَمَا إِنِّي لَمْ أَكُنْ فِي صَلَاةٍ، وَلَكِنِّي لُدِغْتُ، …… Telah menceritakan kepada kami Sa’iid bin Manshuur : Telah menceritakan kepada kami Husyaim : Telah mengkhabarkan kepada kami Hushain bin ‘Abdirrahmaan, ia berkata : Aku pernah berada di sisi Sa’iid bin Jubair, lalu ia berkata : Siapakah di antara kalian yang melihat bintang jatuh semalam ?”. Aku berkata : “Aku”. Lalu aku berkata : “Akan tetapi aku tidak sedang mengerjakan shalat. Aku terbangun karena disengat binatang…..” [Diriwayatkan oleh Muslim no. 220]. 1⃣Pertama, Hushain bin ‘Abdirrahmaan dan Sa’iid bin Jubair hanyalah melihat secara tidak sengaja (sekilas) bintang yang kebetulan jatuh, bukan memperhatikan/memandanginya. Ini jelas beda konteksnya.
2⃣Kedua, seandainya hadits di atas dipahami bahwa keduanya benar-benar memperhatikan bintang yang jatuh, maka hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam tidaklah akan gugur dengan perbuatan selain beliau. Sa’iid bin Jubair adalah seorang taabi’iy. ‼Dan berkaitan tentang meteor diantara perilaku bid’ah yang mungkin ini berasal dari ajaran kaum kafirin yaitu mereka berdoa ketika melihat meteor!! ini merupakan kesesatan yang nyata yang tidak berlandas kepada al-Qur’an dan As-sunnah. 📝Faidah selanjutnya menunjukkan Luasnya ilmu para ulama salaf (ulama terdahulu), hal itu bisa diketahui dari ucapan Said bin Zubair yang menyandarkan suatu permasalahan dengan dalil : “Sungguh telah berbuat baik orang  yang  mengamalkan apa yang telah didengarnya, tetapi …”, dengan demikian jelaslah  bahwa hadits yang pertama tidak bertentangan dengan hadits yang kedua.
Tentunya ini berbeda dengan sebagian kaum muslimin yang rendah ilmunya yang berani bicara agama tanpa ilmu, membuang Al Qur’an dan as Sunnah saat di tegur dan dikritisi Amaliah perbuatannya.. Bahkan lebih mengedepankan akal, hawa nafsu, dan pendapat ustadznya… Allohu A’lam
Sebagian pembahasan ini bersumber dari situs http://www.abul-jauzaa.blogspot.com
✨✨✨✨✨

Juni 9, 2016 - Posted by | KAJIAN TAUHID, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: