Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Pembahasan hadits 70 ribu bag. 5 sekilas mengenai Ruqyah

✨✨KAJIAN TAUHID✨✨
⚡Kriteria Orang yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa azab
Pasal 1⃣ “Tidak meminta di Ruqyah”
📝Definisi Ruqyah adalah penyembuhan suatu penyakit dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-qur’an, doa-doa, atau mantra mantra, pada hakikatnya ruqyah adalah salah satu bentuk doa kepada Allah untuk meminta kesembuhan dari penyakit yang sedang dia derita. 
Dan ruqyah dapat menyembuhkan penyakit badan juga, tidak sebatas penyakit rohani. Berdasarkan Al Qur’an surat Al Isro ayat 82
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا
Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.
Dan juga berdasarkan hadis yang masyhur bahwasanya sebagian sahabat pernah meruqyah orang yang disengat binatang yang berbisa

(Perincian Ruqyah insya Allah ada pembahasan tersendiri, berupa ada ruqyah yang disyariatkan, ada ruqyah yang mengandung kesyirikan, dan ada ruqyah yang mengandung bid’ah.)
🍃Pada kesempatan ini kita akan membahas secara garis besar dahulu
☘Hukum meminta ruqyah
🌾Hukum meminta ruqyah sebagian ulama MEMAKRUHKANNYA  dikarenakan bisa tidak mendapat jaminan hadis 70 ribu orang ini, dan dikuatirkan merusak tawakkalnya dalam berdoa kepada Allah, padahal pada hakikatnya Allah adalah Maha Pengabul Doa. Lihat QS. Al-Mukmin ayat 60
“Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku PERKENANKAN BAGIMU…. dst”
☘Hukum meruqyah seseorang.
Berbeda halnya dengan orang yang meruqyah, hukum meruqyah manusia secara umum di SYARIAT KAN berdasarkan riwayat Abu Hurairah bahwasanya Nabi pernah menawarkan meruqyah kepada Abu Hurairah yang sedang sakit dengan berkata “Maukah kamu aku meruqyah dirimu seperti Jibril meruqyah diriku?” (HR. Ahmad)
Dalam riwayat sahabat dikisahkan bahwa
Anas bin Malik pernah berkata “Maukah engkau aku ruqyah seperti ruqyah Rasulullah?”
Dan dalam riwayat lain
Nabi bersabda kepada orang yang ingin meruqyah “Siapa yang diantara kalian dapat memberikan manfaat kepada saudaranya maka hendaklah ia melakukannya” (HR. Muslim) 🍃Silahkan dibedakan kedua hal diatas.. faham ya..
⚡Namun yang perlu untuk diperhatikan bahwa dilarang bagi peruqyah untuk “memplereti” / menghabiskan kantong pasien, ingatlah bahwa ruqyah adalah doa, dan seorang yang butuh diruqyah adalah pasien yang lemah,tidak sepantasnya seorang muslim bergembira diatas kesedihan orang lain hanya demi tenggorokannya yang mungkin besar diameternya tidak sampai 15 cm..
Sesungguhnya sesama muslim adalah bersaudara!!

🌾Allahu A’lam

Juni 9, 2016 - Posted by | KAJIAN TAUHID, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: