Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Penghapusan dosa karena Tauhid!!

✨✨KAJIAN TAUHID✨✨
📚Imam Tirmidzi meriwayatkan hadits (yang menurut penilaiannya hadits itu hasan) dari Anas bin Malik Radhiallahu’anhu ia berkata aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda : 💫
” قال الله تعالى : يا ابن آدم، لو أتيتني بقراب الأرض خطايا، ثم لقيتني لا تشرك بي شيئا، لأتيتك بقرابها مغفرة ”
“Allah Subhanahu wata’ala berfirman : “Hai anak Adam, jika engkau datang kepadaKu dengan membawa dosa sejagat raya, dan engkau ketika mati dalam keadaan tidak menyekutukanKu dengan sesuatupun, pasti Aku akan datang kepadamu dengan membawa ampunan sejagat raya pula”. ☘Faidah hadits ini
📝1. Imam Tirmidzi beliau adalah Muhammad bin Isa bin Surah As Salami atau Abu Isa, beliau meriwayatkan hadis dari Imam Bukhori,Qutaibah, dll
Beliau ternyata seorang tunanetra yang wafat pada tahun 279 H.
Semoga Allah merahmati beliau. Walau tunanetra namun bisa membanggakan Kaum Muslimin yang membikin cemburu orang-orang yang diberi nikmat sehat namun tidak memaksimalkan nikmat nya.
📝2. Tauhid bukan hanya amalan lisan saja, namun dia butuh pengamalan seperti meninggalkan kesyirikan.
Tauhid yang murni terbebas dari syirik besar dan syirik kecil dan tidaklah ada yang bisa melakukan nya kecuali orang yang mempunyai hati yang bersih
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
(QS. Assyuara 88-89)
📝3. Dalil ini merupakan bantahan terhadap kaum khawarij dan mu’tazilah.
🔥Khowarij mengatakan seorang pendosa besar adalah kafir sehingga tempatnya di akhirat di neraka selamanya.
Biasanya para teroris seperti ISIS dll dari mereka yang berakidah khowarij, sehingga mudah mengkafirkan selain golongan nya, yang ujung ujungnya menghalalkan harta dan darah kaum muslimin yang tidak berbai’at dengan kelompok nya.
🔥Sedang mu’tazilah mengatakan seorang pendosa besar di akhirat berada di jalan antara surga dan neraka, namun tetap disiksa.
✨Adapun Ahlussunah berkeyakinan seorang pendosa dibawah kehendak Allah. Jika Allah berkehendak maka disiksa dan jika Allah berkehendak maka diampuni asal saat meninggal tidak melakukan kesyirikan. Dalilnya selain hadis di atas adalah QS An Nisa 48
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا Sesungguhnya Allah TIDAK akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang DIKEHENDAKI-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.

__💫Allahu ta’ala A’lam💫__

Juni 9, 2016 - Posted by | KAJIAN TAUHID, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: