Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Dakwah Tauhid, Rukun Berhikmah Dalam Berdakwah Kedua (Lemah Lembut)

​✨✨KAJIAN TAUHID ✨✨

📚 Bab V Dakwah kepada Tauhid (mohon maaf lama tidak menulis karena ada beberapa urusan)

📌Kita lanjutkan point berikutnya tentang rukun hikmah dalam berdakwah. 

Rukun 1 adalah ilmu.

Rukun 2 adalah lemah lembut.

2⃣ Lemah Lembut (al-hilm)

Dalil-dalil mengenai lemah lembut :

🍃Allah mensifatkan dirinya dengan sifat lemah lembut (santun) 

لَيُدْخِلَنَّهُمْ مُدْخَلًا يَرْضَوْنَهُ ۗ وَإِنَّ اللَّهَ لَعَلِيمٌ حَلِيمٌ

Sesungguhnya Allah akan memasukkan mereka ke dalam suatu tempat (surga) yang mereka menyukainya. Dan sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi MAHA PENYANTUN. (QS.Al-Hajj : 59)

🍃 Bahkan Allah mencintai hambanya yang lemah lembut berdasarkan sabda Nabi kepada Asyaj bin Qais

“Sesungguhnya ada padamu dua hal yang dicintai oleh Allah, LEMAH LEMBUT dan TELITI”

🍃Lemah lembut merupakan akhlak para Nabi dan Rasul terlebih Nabi Muhammad

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku “LEMAH LEMBUT* terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (QS. Al Imran: 159)
🌱Asas utama dakwah adalah lemah lembut, namun adakalanya ketika dibutuhkan dakwah menggunakan kekerasan dan ketegasan bahkan dengan peperangan‼.
🌱Sehingga yang dimaksud hikmah dalam berdakwah adalah tepat pada tempatnya, saat lembut maka harus lembut, saat keras harus keras. Dan riwayat tentang hal ini amat banyak seperti kasih sayang Nabi, hubungan romantis Nabi dengan keluarganya, peperangan Nabi, hukuman “mencuekkan” /boikot/Hajr (bukan hajar ya..:mrgreen:) Nabi kepada sebagian sahabatnya dalam tempo waktu tertentu dll.
🌱Berdakwah ibarat membersihkan tangan yang kotor, tergantung jenis-jenis kekotorannya, kadang dengan tiupan (kelemahan) bisa, jika susah, maka level berikutnya dilakukan dengan gosokan yang keras dan bisa saja pada level tertentu dengan amputasi jika memang terdapat penyakit yang berbahaya bagi badan yang lain.

(Bersambung insya Allah 1 point lagi)

✨✨Allahu A’lam ✨✨

September 4, 2016 - Posted by | dasar islam, KAJIAN TAUHID, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: