Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Sisi Pendalilan Tidak Ada Sesembahan yang Berhak Disembah Selain Allah

​✨✨KAJIAN TAUHID✨✨

📚Bab 6 “Penjelasan tentang makna tauhid dan syahadat Laa Ilaha illallah”

Setelah kita mengetahui arti Laa Ilaha illallah adalah *Tidak ada yang berhak disembah selain Allah* maka sekarang kita masuk kedalam sisi pendalilannya.
🌱 Beberapa ayat yang menunjukkan tafsir Laa Ilaaha Illallah
1. QS. Al-Isra : 57

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَىٰ رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ ۚ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ مَحْذُورًا
Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti.

*Ayat diatas menunjukkan orang musyrik ada yang menyembah selain Allah yaitu dari kalangan orang shalih seperti Isa, Maryam, Uzair dll. Dengan demikian makna Laa Ilaaha Illallah adalah pengabdian ibadah hanya murni kepada Allah saja tanpa perantara.*
2. QS. Az- Zukhruf : 26-28

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ إِنَّنِي بَرَاءٌ مِمَّا تَعْبُدُونَ
Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: “Sesungguhnya *aku baro’ (membenci dan memusuhi)* terhadap apa yang kamu sembah,

إِلَّا الَّذِي فَطَرَنِي فَإِنَّهُ سَيَهْدِينِ
tetapi (aku menyembah) Tuhan Yang menjadikanku; karena sesungguhnya Dia akan memberi hidayah kepadaku”.

*Makna Laa Ilaaha Illallah diatas adalah harusnya berlepas diri dari membenci, dan memusuhi perbuatan syirik dan para pelakunya*
3. QS. At-Taubah : 31

اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا إِلَٰهًا وَاحِدًا ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
*Makna Laa Ilaaha Illallah diatas ketaatan mutlak hanya kepada Allah dan taat kepada selain Allah dalam hal kemaksiatan adalah bentuk kesyirikan.*
4. QS. Al-Baqarah : 165

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَتَّخِذُ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَنْدَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ ۗ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُوا إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ
Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; *mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah.* Adapun *orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah.* Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).

*Makna Laa Ilaaha Illallah diatas adalah hanya mencintai Allah Ta’ala saja dan jika mencintai selain Allah dalam bentuk cinta yang bersifat ibadah maka termasuk dalam kesyirikan.*
Adapun dari hadits Nabi
1. Diriwayatkan dalam Shoheh Muslim, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :
“من قال لا إله إلا الله وكفر بما يعبد من دون الله حرم ماله ودمه وحسابه على الله”
 Barang siapa yang mengucapkan لا إله إلا الله, dan mengingkari sesembahan selain Allah, maka haramlah harta dan darahnya, adapun perhitungannya adalah terserah kepada Allah.
2. HR. Muslim no 93

Seorang laki-laki mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata, ‘Wahai Rasulullah, apakah sesuatu yang mewajibkan (sesuatu yang lain?) ” Beliau menjawab: *”Orang yang meninggal dalam keadaan tidak mensyirikkan Allah dengan sesuatu apapun maka wajib masuk surga, dan orang yang meninggal dalam keadaan mensyirikkan Allah dengan sesuatu maka wajib masuk neraka.”*

✨Allahu A’lam✨

September 4, 2016 - Posted by | dasar islam, KAJIAN TAUHID, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: