Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Rukun dan Syarat syahadat Muhammad Rasulullah

​✨✨KAJIAN TAUHID✨✨

📚 Bab 6 “Penjelasan tentang makna tauhid dan syahadat Laa Ilaha Illallah”
🍃 Setelah kita mengetahui rukun dan syarat Laa Ilaha Illallah, maka kita harus mengetahui *Rukun dan Syarat Syahadat Muhammad adalah Hamba dan Rasul-Nya.*
📌 *Rukun* ini terbagi 2 yaitu :
1⃣. Pengakuan beliau sebagai hamba Allah Ta’ala. Ini terdapat pada perkataan “Muhammad adalah hamba Allah”. Hal ini berarti Muhammad Sholallohu ‘alaihi wasallam adalah *seorang manusia biasa yang tidak boleh disembah/ diibadahi*.

🔥 Jangan sampai ghuluw (berlebih-lebihan) seperti orang ahlul kitab dari kalangan Nasrani/ Kristen yang menjadikan Nabinya sebagai “anak Tuhan” atau 1 dari 3 Tuhan.  

‼ *Waliyyadzubillah, Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan..*

..كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ ۚ إِنْ يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًا

Alangkah *buruknya* kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali *dusta*. (QS. Al-Kahfi:5)

🔥Atau seperti kaum Tasawuf extrim yang meminta kepada Kubur Nabi.. Tidakkah mereka tahu bahwa Allah-lah Pengabul Doa?? Tidakkah mereka membaca firman dan *janji* Allah

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
Dan Tuhanmu berfirman: ” *Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.* Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. (QS. Al-Ghofir(40) : 60)

2⃣. Pengakuan beliau sebagai utusan Allah pada kalimat “Muhammad adalah Rasul-Nya” hal ini berarti *Beliau tidak boleh didustakan*
Ucapan beliau tidak boleh diremehkan, hukum beliau seperti waris, kewanitaan, kenegaraan dll adalah sebaik-baik hukum.
🍃 Adapun *Syarat* dari kalimat Muhammad adalah Hamba dan Rasul-Nya. ada 6 yaitu
1⃣. Mengakui kerasulan beliau dalam bathin.
2⃣. Mengucapkan pengakuan tersebut dengan lsannya.
3⃣. Ittiba’ / mengikuti beliau dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya. 

🍃Allah berfirman

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, *ikutilah aku*, niscaya Allah *mengasihi* dan *mengampuni* dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(QS. Al-Imron : 31)

⚡Ayat ini adalah ayat ujian bagi orang yang menisbatkan “mengikuti Rosul”.. apakah benar atau dusta, 🔥🔥🔥

❓ apakah *style* nya nyunnah apa tidak??

❓apakah dia giat belajar Hadis dan mengamalkan nya atau tidak??

❓Apakah ia mengikuti Rosul apa mengikuti pendapat selainnya seperti tuan guru, ustadz, kyai, Syaikh dlsb.

➡ Faidah ayat ini jika kita mengikuti Rosul setidaknya sudah mendapat 2 janji yaitu *dicintai* dan *diampuni* Allah, walau itu perkara yang seakan-akan “remeh” seperti keluar masuk wc dengan kaki kanan/kiri baca doa tidur, cara makan dll, baca kembali ayatnya jika tidak faham:idea::idea:

🍃Allah berfirman

…وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

..Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka *terimalah*. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka *tinggalkanlah*. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.

(QS. Al-Hasyr : 7)
4⃣. Membenarkan beritanya.

فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ
*Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al Quran)* dan tidak mau mengerjakan shalat,

وَلَٰكِنْ كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ
tetapi ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran),

(QS. Al-Qiyamah : 31-32)
5⃣. Mencintai melebihi kecintaan kepada diri sendiri, harta, orang tua, anak dan semua manusia.
✨Nabi Bersabda

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tiga perkara jika itu ada pada seseorang maka ia akan merasakan manisnya iman; orang yang mencintai orang lain, ia tidak mencintainya kecuali karena Allah, *orang yang Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai daripada selain keduanya*… Dst..

(HR. Muslim no 43)
6⃣. Mengedepankan perkatannya atas perkataan siapapun dari manusia.
Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Hai orang-orang yang beriman, *janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya* dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

(QS. Al-Hujurat : 1)

 

🌾Penutup

Demikian pembahasan kita pada bab 6 ini.

Jika kita benar-benar mencintai Rosul, maka wujudkanlah dalam tindakan nyata, tidak sekedar berslogan cinta Rosul dan cinta Keluarga Rosul
Insya Allah kita akan masuk ke bab selanjutnya dengan tema 

“MEMAKAI GELANG DAN SEJENISNYA UNTUK MENANGKAL BAHAYA” semoga dimudahkan oleh Allah, -aamiin

✨✨Allohu A’lam✨✨

September 9, 2016 - Posted by | dasar islam, KAJIAN TAUHID, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: