Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

MEMAKAI GELANG DAN SEJENISNYA UNTUK MENANGKAL BAHAYA ADALAH PERBUATAN SYIRIK (Bag 2) “Kutukan Allah”

​✨✨KAJIAN TAUHID✨✨

📚 *Bab VI MEMAKAI GELANG DAN SEJENISNYA UNTUK MENANGKAL BAHAYA ADALAH PERBUATAN SYIRIK* 
📝 Diriwayatkan oleh Imam Ahmad pula dari Uqbah bin Amir, dalam hadits yang marfu’, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :
“من تعلق تميمة فلا أتم الله له، ومن تعلق ودعة فلا ودع الله له”، وفي رواية :” من تعلق تميمة فقد أشرك”.
“Barang siapa yang *menggantungkan tamimah maka Allah tidak akan mengabulkan keinginannya*, dan barang siapa yang *menggantungkan Wada’ah maka Allah tidak akan memberikan ketenangan kepadanya*”, 

dan dalam riwayat yang lain Rasul bersabda : “Barang siapa yang *menggantungkan tamimah maka ia telah berbuat kemusyrikan*”.
📌 [ *Tamimah* : sesuatu yang dikalungkan di leher anak anak sebagai penangkal atau pengusir penyakit, pengaruh jahat yang disebabkan oleh rasa dengki seseorang, dan lain sebagainya.]
📌 *Wada’ah* : sesuatu yang diambil dari laut, menyerupai rumah kerang, menurut anggapan orang orang jahiliyah dapat digunakan sebagai penangkal penyakit. Termasuk dalam pengertian ini adalah jimat]
➡ *Faidah*
1⃣. Penjelasan bahwa orang yang menggantungkan sesuatu dengan tujuan di atas, maka Allah akan menjadikan orang tersebut memiliki ketergantungan pada barang tersebut.
2⃣. Penjelasan bahwa orang yang menggantungkan tamimah telah melakukan perbuatan syirik.
3⃣. Mengikatkan benang pada tubuh untuk mengobati penyakit panas adalah bagian dari syirik.
4⃣. Ancaman *mengerikan* pada kalimat Orang yang menggantungkan tamimah didoakan : *“semoga Allah tidak akan mengabulkan keinginannya”* dan orang yang menggantungkan wada’ah didoakan : *“semoga Allah tidak memberikan ketenangan pada dirinya.”*
⚡Oleh sebab itu orang yang memiliki jimat jika tidak membawa jimat tersebut hatinya akan gelisah yang menyebabkan tawakkalnya kepada Allah akan berkurang. Padahal tawakkal adalah salah satu resep masuk surga tanpa hisab dan tanpa azab (sudah kita bahas pada pasal yang lalu)
5⃣. Jimat pada masa jahiliyah adalah sesuatu yang dikalungkan pada anak kecil atau binatang dengan maksud menolak ‘ain (pengaruh mata jahat karena kedengkian, masalah penyakit ain harus ada pembahasan tersendiri). Namun hakikat tamimah tidak terbatas pada bentuk dan kasus tertentu, Akan tetapi mencakup *semua* benda dari bahan apapun, baik yang dipakai, dikalungkan, maupun digantungkan ditempat mana pun *dengan maksud untuk mengusir atau menangkal marabahaya dengan berbagai macam bentuknya*.
🔥Sehingga tamimah bisa berupa kalung, cincin, sabuk, rajah, susuk, wafak (kata orang Banten), bawang, buntelan-buntelan yang digantungkan pada tempat tertentu seperti diatas pintu rumah, di kendaraan, dll dengan maksud untuk mengusir atau menolak bahaya tanpa ada penjelasan ilmiah/sains akan berfungsinya hal tsb dalam mengambil manfaat atau menolak mudharat.
6⃣. Jimat ini adalah kekunoan yang masih dipelihara oleh sebagian manusia yang mungkin merasa modern bahkan anti tuhan, setahu saya diriwayatkan bahwasanya Stalin tokoh atheis Uni Soviet sampai membatalkan kunjungan kenegaraaannya gara-gara jimatnya ketinggalan di Moscow.

✨✨ Allahu A’lam✨✨

September 29, 2016 - Posted by | dasar islam, KAJIAN TAUHID, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: