Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

MEMAKAI GELANG DAN SEJENISNYA UNTUK MENANGKAL BAHAYA ADALAH PERBUATAN SYIRIK Bag 6 “Solusi Islami Untuk Jimat”

​✨✨ *KAJIAN TAUHID*✨✨

📚 *Bab VII MEMAKAI GELANG DAN SEJENISNYA UNTUK MENANGKAL BAHAYA ADALAH PERBUATAN SYIRIK*

📝 *Pasal Tambahan bag. 3*
🌱 *Solusi Islami dalam Membentengi Diri *
🌾 Terdapat beberapa riwayat yang shohih yang mengajarkan kepada kita agar *MEMBACA* beberapa hal berikut agar mendapat janji 🛡” _asuransi_ ” 🛡 perlindungan dari Allah. Dan ini penting agar kita ajarkan anak-anak, saudara, dan kaum muslimin akan hal ini. 

Pada kesempatan kali ini saya hanya akan membawakan 5 amalan (sebenarnya banyak). Diantaranya.
Membaca ayat kursi di 2 tempat berikut :
1⃣. *Saat Pagi dan Petang*
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا قَرَأَتْهَا غُدْوَةً أُجِرَتْ مِنَّا حَتَّى تُمْسِيَ ، وَإِذَا قَرَأَتْهَا حِيْنَ تُمْسِي أُجِرَتْ مِنَّا حَتَّى تُصْبِحَ
“Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.” (HR. Al Hakim 1: 562. Syaikh Al Albani menshahihkan hadits tersebut dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib no. 655)
2⃣. *Sebelum tidur*
Hal ini dapat dilihat dari pengaduan Abu Hurairah pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang seseorang yang mengajarkan padanya ayat kursi.
دَعْنِى أُعَلِّمْكَ كَلِمَاتٍ يَنْفَعُكَ اللَّهُ بِهَا . قُلْتُ مَا هُوَ قَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ ( اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ) حَتَّى تَخْتِمَ الآيَةَ ، فَإِنَّكَ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلاَ يَقْرَبَنَّكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ . فَخَلَّيْتُ سَبِيلَهُ فَأَصْبَحْتُ ، فَقَالَ لِى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « مَا فَعَلَ أَسِيرُكَ الْبَارِحَةَ » . قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ زَعَمَ أَنَّهُ يُعَلِّمُنِى كَلِمَاتٍ ، يَنْفَعُنِى اللَّهُ بِهَا ، فَخَلَّيْتُ سَبِيلَهُ . قَالَ « مَا هِىَ » . قُلْتُ قَالَ لِى إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ مِنْ أَوَّلِهَا حَتَّى تَخْتِمَ ( اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ) وَقَالَ لِى لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلاَ يَقْرَبَكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ ، وَكَانُوا أَحْرَصَ شَىْءٍ عَلَى الْخَيْرِ . فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « أَمَا إِنَّهُ قَدْ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ ، تَعْلَمُ مَنْ تُخَاطِبُ مُنْذُ ثَلاَثِ لَيَالٍ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ » . قَالَ لاَ . قَالَ « ذَاكَ شَيْطَانٌ »
Abu Hurairah menjawab, “Wahai Rasulullah, ia mengaku bahwa ia mengajarkan suatu kalimat yang Allah beri manfaat padaku jika membacanya. Sehingga aku pun melepaskan dirinya.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa kalimat tersebut?” Abu Hurairah menjawab, “Ia mengatakan padaku, *jika aku hendak pergi tidur di ranjang, hendaklah membaca ayat kursi* hingga selesai yaitu bacaan ‘Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum’. Lalu ia mengatakan padaku bahwa *Allah akan senantiasa menjagaku dan setan pun tidak akan mendekatimu hingga pagi hari.* Dan para sahabat lebih semangat dalam melakukan kebaikan.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Adapun dia kala itu berkata benar, namun asalnya dia pendusta. Engkau tahu siapa yang bercakap denganmu sampai tiga malam itu, wahai Abu Hurairah?” “Tidak”, jawab Abu Hurairah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Dia adalah setan.” (HR. Bukhari no. 2311)
Membaca *Dzikir yang disyariatkan*
3⃣. *Membaca*
بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي اْلأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
BISMILLAAHILLADZII LAA YADHURRU MA’ASMIHI SYAI-UN FIL ARDHI WALAA FIS SAMAA-I  WA HUWASSAMII’UL ‘ALIIM
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya, tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang bisa membahayakan (bermudhorot). Dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (Dibaca tiga kali)
Dalam hadis ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa barang siapa yang *mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali ketika Subuh dan tiga kali di sore hari, maka tidak akan ada yang memudhorotkannya*. (HR. Abu Daud (4/323, no. 5088, 5089), At Tirmidzi (5/465, no. 3388), Ibnu Majah no. 3869, Ahmad (1/72). Lihat Shahih Ibnu Majah (2/332). Syaikh Ibnu Baz menyatakan bahwa sanad hadis tersebut hasan dalam Tuhfatul Akhyar hal. 39)
4⃣. *Membaca*
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
A’UDZU BIKALIMAATILLAHIT-TAAMMAATI MIN SYARRI MAA KHOLAQ

Artinya:

Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna (yaitu Al Qur’an pent), dari seluruh keburukan apa yang telah Allah ciptakan (baik dari jenis manusia, hewan, jin, serangga, halilintar, angin puting beliung, dsb. Yang jelas semua bencana, di dunia dan Akhirat pent).” (Dibaca tiga kali pada petang hari saja)
Dalam hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa *barang siapa yang mengucapkan dzikir ini di sore hari sebanyak tiga kali, maka ia tidak akan mendapat bahaya racun atau binatang (seperti kalajengking) yang mencelakakannya di malam tersebut*. (HR. Ahmad 2/290, An Nasai dalam ‘Amal Al Yaum wal Lailah no. 590 dan Ibnus Sunni no. 68. Lihat Shahih At Tirmidzi 3/187, Shahih Ibnu Majah 2/266, dan Tuhfatul Akhyar hal. 45)
5⃣. *Membaca Azan*

Atsar dari ‘Umar radhiallahu ‘anhu yang dikeluarkan Ibnu Abi Syaibah rahimahullahu dan dishahihkan sanadnya oleh Al-Hafizh rahimahullahu dalam Fathul Bari (6/414): “Sesungguhnya Ghilan disebut di sisi ‘Umar, maka ia berkata: “Sungguh seseorang tidak mampu untuk berubah dari bentuknya yang telah Allah ciptakan. Akan tetapi mereka (para setan) memiliki tukang sihir seperti tukang sihir kalian. *Maka bila kalian melihat penampakan setan itu, kumandangkanlah adzan*.”
🌱 *FAIDAH*

🌾Dari keterangan-keterangan diatas maka saya tidak menemukan riwayat cara pengusiran setan dengan memasang ayat kursi dirumah/ dinding/ digantungkan di kaca mobil/ dileher hewan tunggangan/ anak kecil. Saya pun tidak mengetahui adanya ulama yang memperbolehkan hal ini. Bahkan riwayat-riwayat yang saya tuliskan diatas dengan lafazh *MEMBACA* .  

📌 Dan yang saya tahu para salaf (ulama) generasi dahulu yang sholih mereka memperlakukan Al-Qur’an *dengan sangat mulia* diataranya mereka.
➡- Menghafalkan di hati mereka

➡- menulis ayat di mushaf dan karya tulis ilmiah mereka

➡- mengamalkan dan mengajarkan pelajaran hukum dari berbagai ayat

➡- mentadabburi/ menghayati ayat Al-Qur’an
⚡Dan alasan lain mengapa dilarang membuat Al-Qur’an sebagai jimat yaitu =

🔥1⃣. Keumuman larangan dari hadis Nabi mengenai menggantungkan tamimah (jimat)

🔥2⃣. Larangan ini dimaksudkan untuk menutup pintu dari hal yang lebih parah yaitu  menggantungkan jimat yang bukan dari ayat Qur’an. *Agama Islam adalah agama yang preventif.*

🔥3⃣. Dapat melecehkan dan tidak menghormati ayat suci Al Qur’an, kan suka kita melihat anak kecil keluar masuk wc dan kencing sembarangan, apakah saat itu mereka membuka buntelan dari al-Qur’annya??
🍃Adapun hukum mengenai membuat Al-Qur’an sebagai Kaligrafi atau mungkin dibuat tulisan cantik maka kita rinci
✨1⃣. Jika tulisannya bagus (tidak membolak balikkan huruf/ sesuai dengan kaidah penulisan baku) dan dia tulis dikertas dengan niat agar mudah dibaca dan diamalkan maka ini bagus. Karena tidak semua orang bagus tulisannya.
🔥2⃣. Jika tulisannya bagus namun dibuat “seni” sehingga membingungkan orang yang membacanya (ini mana atas mana bawah.. mana huruf alif mana huruf ba’), maka ini dilarang oleh syariat, karena termasuk melecehkan Al-Quran (karena membolak-balikkan huruf Al-Qur’an termasuk dosa besar dan termasuk amalan para dukun)
✨✨Allohu A’lam✨✨
Tulisan ini saya banyak ambil faidah dari situs
Www.yufid.com

Homepage

Muslim.Or.Id – Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

http://rumaysho.com/
*- Alhamdulillah!! Agama kita adalah agama Ilmiyyah (berlandaskan dalil), bukan agama mengikuti hawa nafsu pribadi, bukan agama mengikuti hati masing-masing, bukan agama mengikuti dengan buta ajaran nenek moyang*

September 29, 2016 - Posted by | dasar islam, KAJIAN TAUHID, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: