Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Ruqyah dan Tamimah (jimat) Bag 4, “Antum VS Billy Gibbons + Dusty Hill” , Fiqh Istinja (Cebok) , Ancaman Nabi

​✨✨ *KAJIAN TAUHID*✨✨

📚 *Bab Ruqyah dan Tamimah (jimat)*
🖋Imam Ahmad meriwayatkan dari Ruwaifi’ Radhiallahu’anhu Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam pernah bersabda kepadanya :
“يا رويفع، لعل الحياة تطول بك، فأخبر الناس أن من عقد لحيته، أو تقلد وترا، أو استنجى برجيع دابة أو عظم، فإن محمدا بريء منه”
“Hai Ruwaifi’, semoga engkau berumur panjang, oleh karena itu sampaikanlah kepada orang-orang bahwa barang siapa yang *menggulung jenggotnya, atau memakai kalung dari tali busur panah, atau bersuci dari buang air dengan kotoran binatang atau tulang,* maka sesungguhnya *Muhammad berlepas diri dari orang tersebut”.*
🌱Faidah hadis 
1⃣. Dilarangnya memakai kalung dari tali busur panah untuk tujuan dijadikan jimat baik dengan niat penangkal bahaya atau bisa mendapatkan manfaat/ penglaris. Dan ini termasuk dalam bentuk kesyirikan zhohir (terlihat jelas), adapun terjatuh dalam syirik besar atau syirik kecil kembali ke kaidah pengambilan sebab di tulisan lalu.
2⃣. Ruwaifi terkena Hadis Nabi “panjang umur” (padahal ga dirayain ultahnya sama FB.. hehe) didalam Kitab Fathul Majid disebutkan Ruwaifi masih hidup sampai tahun *56 H..!!* dan hidupnya bermanfaat, masih dikenang dan didoakan sampai sekarang.
3⃣. Ancaman Nabi yang mengerikan terhadap pelaku hadis diatas dengan *BERLEPAS DIRI* -waliyyadzubillah
📌 Faidah Fiqh Hadis.
1⃣. Sempurnanya agama Islam, mengajarkan segala sesuatu sampai ke masalah kemaluan apalagi masalah yang lain sehingga membuat iri agama lain, bahkan terdapat kisah yang terkenal terkait masuk Islamnya orang kafir yang berprofesi sebagai pencuci baju karena melihat perbedaan “celana dalam” antara orang Islam dengan orang kafir.

2⃣. Sahnya bersuci dengan benda padat non cair *walaupun kita punya air* seperti menggunakan batu, daun, kayu apalagi dengan tisu (karena lebih elastis) dengan syarat minimal menggunakan 3 benda tersebut, hal ini berdasarkan riwayat
وَعَنْ سَلْمَانَ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ – قَالَ: لَقَدْ «نَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – أَنْ نَسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةَ بِغَائِطٍ أَوْ بَوْلٍ، أَوْ نَسْتَنْجِيَ بِالْيَمِينِ، أَوْ نَسْتَنْجِيَ بِأَقَلَّ مِنْ ثَلَاثَةِ أَحْجَارٍ أَوْ نَسْتَنْجِيَ بِرَجِيعٍ أَوْ عَظْمٍ» رَوَاهُ مُسْلِمٌ
Dari Salman رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , beliau berkata, “Rasulullah صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ melarang kami menghadap kiblat ketika buang air besar dan kecil, beristinja dengan tangan kanan, berisitinja dengan batu yang *kurang dari tiga buah*, dan beristinja dengan kotoran (hewan) dan tulang. (HR. Muslim)
➡ So, jangan ragu ya jika di hotel atau pesawat disediakannya tissue bukan air. Ahlussunnah menyatakan bolehnya hal demikian, hanya Syiah (seingat saya-mohon dikoreksi kalau salah) yang mengatakan tidak sah, maka sesekali mari kita selisihi fiqh Syiah dengan istinja menggunakan benda keras non cair.
3⃣. Dalam istinja (cebok menggunakan benda non cair) *dilarang menggunakan kotoran binatang atau tulang* berdasarkan riwayat
➡ Nabi bersabda kepada jin ketika mereka bertanya kepada beliau tentang makanan:
لَكُمْ كُلُّ عَظْمٍ ذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ أَوْفَرُ مَا يَكُونُ لَحْمًا، وَكُلُّ بَعْرَةٍ عَلَفٌ لِدَوَابِّكُمْ
“Untuk kamu segala tulang dari binatang yang disembelih dengan nama Allah itu lebih banyak daripada yang masih berdaging, dan setiap kotoran hewan menjadi makanan ternakmu.” [Shahih: Muslim 450]
🔥Menggunakan tulang dan kotoran hewan saja dilarang dikarenakan kemuliannya sebagai makanan bangsa jin, apalagi cebok menggunakan (maaf) roti atau makanan manusia, karena manusia lebih mulia dari jin. 

‼Tapi disini bukan berarti ga boleh makan sop tulang ya.. tetap diperbolehkan..
4⃣. Dilarangnya menggulung/memilin jenggot dan biarkanlah jenggot tumbuh berdasarkan riwayat sbb :
➡ Ketika Kisro (penguasa Persia) mengutus dua orang untuk menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka menemui beliau dalam keadaan *jenggot yang tercukur dan kumis yang lebat.* Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka melihat keduanya. Beliau bertanya,”Celaka kalian! Siapa yang memerintahkan kalian seperti ini?” Keduanya berkata, ”Tuan kami (yaitu Kisra) memerintahkan kami seperti ini.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Akan tetapi, *Rabb-ku memerintahkanku untuk memelihara jenggotku dan menggunting kumisku.* ” (HR. Thabrani, Hasan)

📝 Tapi ini khusus untuk lelaki ya.. kalau wanita tumbuh jenggot boleh dipotong..

✊🏻Orang Islam jangan minder menampakkan indentitas nya dengan memelihara jenggot.. Nabi saja berjenggot (tidak hanya Nabi Muhammad). Bahkan kalau ada orang Nasrani mengejek anda berjenggot balaslah dengan ucapan 

➡” “tuhan anda” saja berjenggot” dan saya pribadi (mungkin karena kuper..) asa belum pernah melihat patung/ gambar “Yesus” tidak berjenggot.. 🤔🤔

🖐🏻So, jenggot bukan identitas teroris‼
⚡Bahkan Billy Gibbons dan Dusty Hill (dan setau saya mereka orang kafir CMIIW) sendiri ga mau dipotong jenggotnya sama perusahaan Gillette walau ditawarin -+Rp. 9,9M!! serius nih bukan hoax.. 

‼‼‼‼‼‼‼

Tukar jenggotmu dengan surga “Produsen alat cukur terkemuka Gillette menawarkan kerjasama pada duo bintang rock bernama Billy Gibbons dan rekannya Dusty Hill. Mereka ditawari masing-masing sekitar Rp 9,9 miliar demi mencukur janggut mereka sudah sebatas dada. Namun mereka menolak keras. Gillette rupanya tak jera menawarkan lagi hingga tiga kali dan jawaban mereka tetap sama. *”Biarpun negara ini inflasi, namun janggut kami tidak ikut naik. Ini persoalan jatidiri tak peduli berapa besar mereka membayar,”* ujar Gibbons.” Bandingkan dengan muslimin yg katanya *cinta Rasul dan Sunnah Rasul, gara-gara dikatai “tidak rapi, jorok, tampak tua”.. dlsb.. sudah langsung cukur jenggot……. menyedihkan sekali…..* (Copas dr status seorang kawan) 😭😭😭

Ingat kita yang menjanjikan bukan Gillette bukan juga Gibbons.. tapi langsung *ALLAH*‼ cekidot 👇🏻👇🏻

تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. *Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam surga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar.* (QS. An-Nisa : 14)

Dalam ayat yang lain

…وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ وَمَنْ يَتَوَلَّ يُعَذِّبْهُ عَذَابًا أَلِيمًا

Dan *barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya; niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai* dan *barang siapa yang berpaling niscaya akan diazab-Nya dengan azab yang pedih.* (QS. Al-Fath: 17)

➡ Demikian juga dengan muslimah.. gunakanlah jilbab mu.. bukan jilboops, patung “Bunda Maria” saja pakai jilbab..‼
🖋 Pada pembahasan fiqh kali ini saya ambil dari terjemah kitab Syarh Bulughul Marom baik Subulussalam dan Taudhihul Ahkam sedangkan copas ayat menggunakan aplikasi Quran Android, copas bahasan hadis Kitab Tauhid dari chm-nya, rujukan tauhid Fathul Majid dan Mutiara Kitab Tauhid (ustadz Abu Isa).

✍🏻 Diqra Abu Suhail Bin Dasep Bin Utsman Al-Ghoruti.

✨✨Allohu A’lam✨✨

September 29, 2016 - Posted by | dasar islam, KAJIAN TAUHID, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: