Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Bab Ngalap Berkah / Tabarruk / Mengharapkan Berkah dari Pepohonan, Bebatuan atau yang Sejenisnya -Muqoddimah

​✨✨ *KAJIAN TAUHID*✨✨

📚 *Bab Ngalap Berkah / Tabarruk / Mengharapkan Berkah dari Pepohonan, Bebatuan atau yang Sejenisnya*

✍🏻Muqoddimah

:idea:Tabarruk atau mencari berkah atau ngalap berkah adalah *meminta atau berharap agar mendapatkan berkah dan kebaikan yang banyak.*

🍃Macam-macam tabarruk

1⃣. Tabarruk yang syar’i

Yaitu bentuk tabarruk dengan sesuatu yang *terdapat dalil dari syariat yang menunjukkan bahwa sesuatu tersebut memang merupakan sebab yang dapat mendatangkan berkah.* Cara tabarruknya juga *harus mengikuti tuntunan syariat dan bukan menempuh cara-cara yang bid’ah*. Faham ya 2 faktor ini? (Ada dalilnya dan Cara ambil berkahnya jangan ngasal)

➡Contoh-contohnya antara lain :

a. 🗣Tabarruk dengan perkataan dan perbuatan, seperti :

✔ Membaca Al-Qur’an.

 ✔Sholat.

✔ Makan Berjamaah.

b. 🕌Tabarruk dengan tempat, seperti :

✔ I’tikaf di masjid.

✔ Tinggal di Makkah, Madinah atau Syam

c. ⏱Tabarruk dengan waktu, seperti :

✔ Semangat beribadah di waktu lailatul qodar

✔ Banyak berdoa di waktu sahur.

d. 🍲Tabarruk dengan makanan dan minuman, seperti :

✔ Memakai minyak zaitun

✔ Meminum madu dan air zam-zam

✔ Mengkonsumsi Habbatussauda.

e. 👍Tabarruk dengan zat Nabi Sholallohu ‘alaihi wa sallam, seperti :

✔ Berebut air ludahnya

✔ Mengambil keringatnya.

✔ Mengumpulkan rontokan rambutnya.

☝🏻Ini semua ada dalilnya ‼

2⃣. Tabarruk yang terlarang (tidak Syar’i)

➡Yaitu tabarruk dengan sesuatu atau hal-hal yang *tidak ada dalil syariat* atau tabarruk dengan *tidak mengikuti tuntunan syariat* (bisa dibedakan ya..).

contoh-contohnya antara lain.

a. 🗣Tabarruk dengan perkataan dan perbuatan, seperti :

❌ Sholawat atau berdzikir yang bid’ah.

b. 🔶Tabarruk dengan tempat, seperti :

❌ I’tikaf di kuburan.

❌ Mengelus-elus dinding Ka’bah ( tempatnya sih benar, namun cara pengambilan berkah nya yang salah)

❌ Guling-guling di masjid ngusap-ngusap sajadah, gosok-gosokin bajunya ke tembok masjid sambil teriak berkah.. berkah.. !! :mrgreen: (tempatnya sih benar tapi cara ngambil berkahnya salah!!)

❌ Melaksanakan ziarah khusus ke makam-makam wali atau keramat.

c. ⏱Tabarruk dengan waktu, seperti :

❌ Menghidupkan malam nishfu Sya’ban

❌ Memperingati peringatan-peringatan yang tidak ada dalil dan tuntunannya dari Nabi, baik kelahiran, kematian, atau event-event lain.

d. 🍲Tabarruk dengan makanan dan minuman, seperti :

❌ Berebut sisa minuman kyai.

❌ Berebut tumpeng sekaten.

e. 🔶Tabarruk dengan benda-benda tertentu, seperti :

❌ Mengambil tanah Karbala.

❌ Berebut kotoran “Kyai Slamet” / Kebo Bule.

f. 🚸Tabarruk dengan dzat orang shalih atau peninggalannya, seperti :

❌ Meminum air ludah atau keringatnya atau bekas kobokan kaki pejabat/ yang dianggap orang khusus/ kyai.

❌ berebut bekas peci atau bajunya.

❌ Memilih shalat di tempat orang itu sholat.

:idea:Catatan: Seharusnya cara mengambil berkah dari orang shaleh yaitu dengan mengambil ilmunya.. tapi tentunya orang Sholeh beneran, bukan dukun bersorban atau ustadz yang suka ngeluarin hadits ahoax.

❓❓Bisa difahami ya pembahasan ini❓❓

(Bersambung insya Allah pada sisi Pendalilan)

✨Allahu A’lam✨

Iklan

Desember 8, 2016 - Posted by | dasar islam, KAJIAN TAUHID, Tabarruk, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: