Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Bab Ngalap Berkah / Tabarruk / Mengharapkan Berkah dari Pepohonan, Bebatuan atau yang Sejenisnya- Tingkat kesyirikan Tabarruk dan permasalahan lainnya

​✨✨ *KAJIAN TAUHID*✨✨

📚 *Bab Ngalap Berkah / Tabarruk / Mengharapkan Berkah dari Pepohonan, Bebatuan atau yang Sejenisnya*

📌 *Tingkat kesyirikan Tabarruk*

➡ Tabarruk termasuk syirik akbar (keluar dari Islam dan penghapus *semua* amal-amal sholih yang ia kerjakan) jika disertai keyakinan bahwa sesuatu tersebut -yang tidak ada landasannya dari Al-Qur’an dan As-Sunnah – dapat mendekatkan dirinya kepada Allah Ta’ala, dan menyampaikan kebutuhannya kepada Allah Ta’ala.
➡ Tabarruk termasuk syirik asghar/ kecil jika seseorang berkeyakinan bahwa sesuatu tersebut -yang tidak ada landasannya dari Al-Qur’an dan As-Sunnah – hanyalah sebagai sebab datangnya berkah semata, tanpa disertai keyakinan bahwa sesuatu tersebut dapat mendekatkan diri mereka kepada Allah Ta’la.
🔥 *Tabarruk dengan dzat dan peninggalan orang shalih.*
:idea:Beberapa alasan berikut ini sangat jelas menunjukkan adanya larangan ber tabarruk dengan zat atau peninggalan orang shalih *selain Nabi* .
1⃣. Tidak ada satu orang pun dari kalangan shahabat dan tabi’in yang melakukan hal tersebut selain kepada dzat Nabi, seperti kepada sepuluh orang shahabat Nabi yang dijamin masuk surga. Kalau tabarruk kepada orang shalih selain Nabi merupakan hal yang baik, tentu para sahabat Rodhiallohu’anhum dan para Tabi’in akan segera berlomba-lomba melakukannya.

2⃣. Peng-anologi-an tabarruk tersebut dengan tabarruk kepada dzat Nabi Sholallohu’alaihi wa sallam adalah analogi yang batil, karena beliau memiliki kekhususan yang tidak dimiliki ummatnya.

3⃣. Hal itu dilarang sebagai tindakan preventif (pencegahan) agar tidak terseret ke dalam tindakan kesyirikan.
⚡Tanbih!! Sehingga, secara umum baju Abu Bakar dan Umar itu sama dengan baju orang lain!! tidak ada kekhususan berkahnya!! pedang Ali pun sama dengan pedang orang lain!! tidak ada kekhususan berkahnya!!, peci yang dipakai Kyai pun/ Sunan/ Ustadz sama dengan peci yang dipakai oleh masyarakat biasa, bahkan sama dengan peci yang dipakai oleh maling (jika maling memakai peci) tidak ada kekhususan berkahnya!! kain yang dipakai untuk menutup Ka’bah pun sama kedudukannya dengan kain/gorden penutup jendela rumah kita!! tidak boleh kita mengkhususkan kain tersebut!! sehingga karena sebagian kaum muslimin tidak memahami perkara ini sampai sebagian kaum muslimin ada yang nekad menggunting kain kiswah dengan motif yang macam-macam, seperti untuk ngalap berkah, atau biar dagangannya lancar atau bahkan untuk praktek kesyirikan berupa sihir!! Harom ikhwah.. Harom…‼ bahkan bisa terjerumus kepada kesyirikan‼
:idea:Ingat berkah itu harus memenuhi dua kriteria.

➡1. Ada dalilnya.

➡2. Benar cara penggunaan berkahnya. 

:idea:Hal contoh diatas kita katakan berkah jika ada dalilnya.
🔥 *Tabarruk dengan makam orang shalih*
➡Apabila kita memperhatikan dan merenungkan dengan seksama, maka akan kita dapati bahwa didalam tabarruk dengan kuburan orang shalih terdapat unsur ta’dhim (pengagungan) kepada selain Allah Ta’ala, i’tikaf dengan maksud taqorrub (pendekatan kepada Allah), karena adanya rasa cinta, harap, dan takut. Dan ini semua merupakan bentuk ibadah kepada orang shalih tersebut. Dengan demikian jelaslah bahwa tabarruk dengan makam orang shalih termasuk dalam syirik akbar!!. Dan hukum ini berlaku, *baik kepada makam para Nabi atau orang shalih lainnya.*
⚡Tanbih!! makam orang shalih pun sama dengan makam kaum muslimin pada umumnya, tidak ada kekhususan untuk dilakukan tempat ziarah!. 

– Adapun Hukum ziarah kubur adalah sunnah dan disyariatkan, yang dilarang adalah ngalap berkah dengan kuburan orang shalih!! dan ziarah kubur dalilnya umum ke makam mana saja dari kaum muslimin, tidak harus ke makam raja/ penyebar Islam/ wali/ orang yang “katanya” wali walau pemikirannya nyeleneh karena tujuan ziarah kubur diantaranya adalah untuk pengingat kematian!! ngapain harus repot-repot bersafar/ nyeberang pulau bahkan sampai keluar negeri‼ 

➡ Barangsiapa yang mengatakan ada kekhususan ziarah kemakam tempat-tempat tersebut maka dia *harus dan wajib* mendatangkan dalil‼
🔥 Bahkan sebagian kaum musyirikin zaman sekarang lebih parah/ lebih edan terhadap tabarruk kepada kuburan ini, *kalau di zaman dahulu mereka tabarruk ke kuburan orang shalih, kalau zaman sekarang mereka bahkan tabarruk ke kuburan majhul (nggak dikenal) atau orang fasik atau ahlul bid’ah atau kebo bule!! atau bahkan kuburan misterius,* yang kita ga tau ini kuburan bodong atau bukan, atau bahkan ke kuburan hewan seperti kuda sebagaimana kisah yang seingat saya terjadi di Yaman ketika seorang musafir menguburkan kudanya di suatu tempat maka ketika dia kembali lagi ke tempat kuburan kuda tersebut, kuburan tersebut sudah diziarahi orang untuk diambil berkahnya!! dan coba juga lihat ke kuburan gunung Kemukus makam siapakah itu?? apa yang mereka perbuat?? bahkan di Tanjungpinang pun tepatnya di dompak ada kuburan misterius (makam panjang) yang dahulunya tidak ada. Ini tidak lain adalah untuk memakan harta manusia dengan cara batil, agar seseorang memberikan uang terhadap kuncen makam dengan dalih pelestarian budaya dan cagar budaya.. Laa Haula wa laa Quwwata illa billah…
*Tabarruk dengan dzat dan penginggalan tempat kesyirikan zaman dahulu.*
Ini jelas ikhwah sangat bahaya dan bisa *kufur akbar..* misal bertabarruk dengan mengelus-elus Candi Borobudur, Candi Prambanan, Klenteng Buddha China, thawaf pada tempat tersebut!! merasa ada pengagungan terhadap tempat tersebut, memegang (maaf) kelamin atau kepala patung yang ada dalam kurungan Candi Borobudur dengan anggapan berkah/ bisa panjang umur/ rezekinya panjang.. Laa Haula wa laa Quwwata illa billah… Ya Allah muliakan lah Islam dan kaum muslimin dengan pemahaman yang benar terhadap agamanya. Semoga kita diberi-Nya ilmu yang bermanfaat.

✨Allohu A’lam✨

Desember 8, 2016 - Posted by | dasar islam, KAJIAN TAUHID, Tabarruk, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: