Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Bab Ruqyah dan Tamimah (jimat) 📌Pasal Talbis Tipu Daya Iblis kepada peruqyah

​✨✨ *KAJIAN TAUHID*✨✨

📚 Bab Ruqyah dan Tamimah (jimat)

📌Pasal Talbis Tipu Daya Iblis kepada peruqyah 🔥🔥

👍1⃣. Senang pujian

💥Dia merasa tidak senang jika hasil ruqyahnya tidak diacungi jempol. Ia sangat bangga dipuji. Ustadz A senior, Ustadz B jinnya langsung lari sebentar saja, padahal ruqyah bisa dilakukan siapa saja dari kaum muslimin walau dia mualaf dan baru hafal Al-Fatihah.. Apabila dia sudah terjerumus gila pujian ini maka setan akan menjeratnya ke perangkap yang lebih besar.

📣2⃣. Riya dan Sum’ah

💥Penyakit ini dihembuskan setan dalam hati peruqyah agar dia menceritakan “kehebatan dan kesaktiannya” kepada calon pasien. Tujuannya agar orang bertambah yakin dan mantap saat terapi dengannya.

🍃Sebenarnya jika normal saja/ wajar jika peruqyah menceritakan pengalamannya asal niat tujuannya memotivasi kaum muslimin agar mereka yakin kehebatan Al-Qur’an dan mukjizat kesembuhan Al-Qur’an atau menceritakan nikmat Allah atas dirinya kepada orang lain..

‼Tapi ingat ikhwah.. jangan sampai jatuh ke riya dan sum’ah.. camkan ini, ibadah tanpa ke ikhlasan adalah *0 (nol) besar…*

💪🏻3⃣. Ujub dan Takabur.

💥Karena dia “berhasil” mengusir jin sedangkan oleh peruqyah lain “susah”, maka timbul dalam hatinya benih-benih ujub dan merasa ahli ruqyah sejagat raya dan meremehkan kaum muslimin lainnya.

💰4⃣. Tujuan Materi.

💥 Dengan Mem”plereti” kantong si korban. Sehingga dia memasang tarif yang luar biasa mahal kepada pasien, jika pasien miskin maka dia seperti ogah-ogahan meruqyahnya.

➡ Diruang “prakteknya” langsung tertulis tarif 700.000 (setahu saya di Jakarta ada nih kayak gini) kalau perlu ada tulisan “tidak menerima pasien BPJS” :mrgreen:..

👠5⃣. Wanita.

💥 Senang banget kalau dapet pasien “awam” yang jilbabnya belum syar’i, hati-hati ikhwah, suruh saja suami/ saudara kandung si wanita untuk meruqyahnya, ajarkan kepadanya. Insya Allah ilmu Anda berkah!!..

💤6⃣. Lalai.

💥 Sibuk dengan “jadwal” meruqyah, sehingga dia tidak meng-upgrade ilmu-ilmu agamanya.. Lebih senang dialog cuap-cuap sama jin dibanding dengar riwayat-riwayat ngaji Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dia suruh orang lain dekat dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah namun dia sendiri akhirnya menjauhinya.

🔥7⃣. Hasad.

💥Hasad, sehingga terkesan ada persaingan antar peruqyah, merendahkan peruqyah lain dengan mengatakan “dia anak kemarin sore”.

:idea:Padahal jika masyarakat sudah terbiasa dengan amalan-amalan yang shohih, beraqidah dengan aqidah yang shohih, maka insya Allah jin tidak akan berani mengganggu masyarakat tersebut. 

‼Tidaklah suatu daerah sering diserang jin kecuali daerah tersebut pasti jauh dari amalan dan aqidah yang benar, sehingga obatnya adalah kembalikan mereka Al-Qur’an dan As-Sunnah bukan mem”plereti” kantong mereka!!..

Barokallohufiykum

✨Allohu A’lam✨

Desember 8, 2016 - Posted by | dasar islam, KAJIAN TAUHID, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: