Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Penjelasan Hadis Menyembelih binatang karena Allah, dilarang dilakukan di tempat penyembelihan yang bukan karena Allah

✨✨  *KAJIAN TAUHID* ✨✨

 

📚 Bab XI Menyembelih binatang karena Allah, dilarang dilakukan di tempat penyembelihan yang bukan karena Allah

 

✍🏻 Tsabit bin Dhohhak Radhiallahu’anhu berkata :

 

نذر رجل أن يذبح إبلا ببوانة، فسأل النبي فقال :” هل كان فيها وثن من أوثان الجاهلية يعبد ؟” قالوا : لا، قال :” فهل كان فيها عيد من أعيادهم ؟” قالوا : لا، فقال رسول الله :” أوف بنذرك، فإنه لا وفاء لنذر في معصية الله ولا فيما لا يملك ابن آدم”. رواه أبو داود وإسناده على شرطهما.

 

“Ada seseorang yang bernadzar akan menyembelih onta di Buwanah(nama suatu tempat di sebelah selatan kota Makkah, sebelum Yalamlam; atau anak bukit sebelah Yanbu’.), lalu ia bertanya kepada Rasulullah, maka Nabi bertanya : “Apakah di tempat itu ada berhala-berhala yang pernah disembah oleh orang-orang jahiliyah ? para sahabat menjawab : tidak, dan Nabipun bertanya lagi : “Apakah di tempat itu pernah dirayakan hari raya mereka ? para sahabatpun menjawab : tidak, maka Nabipun menjawab : “Laksanakan nadzarmu itu, karena nadzar itu tidak boleh dilaksanakan dalam bermaksiat kepada Allah, dan dalam hal yang tidak dimiliki oleh seseorang” (HR. Abu Daud, dan Isnadnya menurut persyaratan Imam Bukhori dan Muslim)

 

🖋 Faidah Tauhid Hadits ini

 

1⃣. Dianjurkan untuk mufti sebelum mengeluarkan fatwa untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mendapatkan keterangan yang jelas

 

2⃣. Adanya suatu pelajaran penting untuk menutup jalan yang mengarah kepada kemusyrikan dan meninggalkan tasyabbuh (penyerupaan) dengan orang-orang musyrik, dan melarang apa yang menjadi pemicunya.

 

3⃣. *Hati-hati ya untuk teman-teman yang tinggal di daerah mayoritas kafir misal mereka punya perayaan lalu mereka menyuruh kita untuk menyembelih di tempat mereka agar orang-orang Islam ikut makan makanan yang disediakan oleh mereka (karena yang mereka tau asal yang nyembelihnya Islam maka dagingnya boleh dimakan).*

 

4⃣. Nadzar harus dalam perkara yang dia miliki/ tanggungan dia sendiri. Tidak boleh nadzar milik orang lain, misal kalau dia sembuh maka dia akan menginfakkan harta temannya.

5⃣. Disyariatkannya nadzar (Pembahasan Nadzar Insya Allah setelah bab ini).

 

6⃣. Islam adalah agama menyelisihi orang kafir/ setan dalam hal kekhususan mereka.

Dari Umar radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda,

 

بعثت بين يدي الساعة بالسيف حتى يعبد الله تعالى وحده لا شريك له و جعل رزقي تحت ظل رمحي و جعل الذل و الصغار على من خالف أمري و من تشبه بقوم فهو منهم

 

“Aku diutus dengan pedang menjelang hari kiamat hingga mereka menyembah Allah Ta’ala semata dan tidak mempersekutukanNya dengan sesuatupun, dan telah dijadikan rizkiku di bawah bayangan tombakku, dijadikan kehinaan dan kerendahan bagi siapa yang menyelisihi perkaraku. Dan barangsiapa menyerupai suatu kaum maka ia termasuk bagian dari mereka ” (HR Ahmad, dishahihkan oleh Al Albani)

Diantara contoh penyelisihan tersebut adalah :

 

📌a. Dilarang sholat saat matahari terbit, dan saat matahari hendak terbenam karena saat itu saat orang-orang kafir beribadah (lihat HR. Muslim no.1374)

📌b. Dilarang menyerupai setan dalam makan dan minum (dengan tangan kiri) berdasarkan riwayat

Dari Ibnu Umar Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Apabila seseorang di antara kalian makan hendaknya ia makan dengan tangan kanan dan minum hendaknya ia minum dengan tangan kanan, karena sesungguhnya setan itu makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim)

📌c. Disyariatkannya sahur dalam puasa agar menyelisihi puasanya ahli kitab

📌d. Disyariatkan buka puasa saat magrib agar menyelishi puasanya ahli Kitab dan Syiah..

📌e. Disyariatkannya jenggot bagi lelaki agar menyelisihi Musyrikin..

Dari Ibn Umar dari Nabi shallallaahu alaihi wa sallam beliau bersabda,

خَالِفُوا الْمُشْرِكِينَ وَفِّرُوا اللِّحَى وَأَحْفُوا الشَّوَارِبَ

 

“Selisihilah kaum musyrikin, biarkanlah jenggot, pendekkanlah kumis” (Muttafaqun ‘alaih)

📌f. Sesekali sholat pakai sandal

Dari Ya’la ibn Syaddad ibn Aus dari bapaknya beliau berkata, Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda,

 

خَالِفُوا الْيَهُودَ فَإِنَّهُمْ لَا يُصَلُّونَ فِي نِعَالِهِمْ وَلَا خِفَافِهِمْ

“Selisihilah kaum Yahudi karena sesungguhnya mereka tidak pernah shalat dengan memakai sandal mereka dan tidak pula dengan khuf mereka” (HR Abu Dawud, sanadnya hasan)

dan lain-lain yang banyak jumlahnya.

 

📌 Dalam masalah penyelisihan terhadap orang Kafir, sampai-sampai Yahudi pun berkata, “tidaklah agama yang dibawa oleh Muhammad kecuali menyelisihi kita!!.”

 

7⃣. Mengkhususkan tempat untuk bernadzar tidak dilarang selama tempat itu bebas dari  hal-hal yang terlarang.

 

8⃣. Tidak diperbolehkan mengkhususkan tempat, jika di tempat itu ada berhala-berhala yang pernah disembah pada masa jahiliyah, walaupun semuanya sudah dihilangkan.

 

9⃣. Tidak diperbolehkan mengkhususkan tempat untuk bernadzar, jika tempat itu pernah digunakan untuk melakukan perayaan orang-orang jahiliyah, walaupun hal itu sudah tidak dilakukan lagi.

 

🔟. Tidak diperbolehkannya melakukan nadzar di tempat-tempat tersebut, karena nadzar tersebut termasuk kategori nadzar maksiat.

 

1⃣1⃣. Harus dihindari perbuatan yang menyerupai orang-orang musyrik dalam acara-acara keagamaan dan perayaan-perayaan mereka, walaupun tidak bermaksud demikian.

 

1⃣2⃣. Tidak boleh bernadzar untuk melaksanakan kemaksiatan.

✨ Allohu A’lam✨

Iklan

Februari 11, 2017 - Posted by | dasar islam, fiqh, KAJIAN TAUHID, manhaj, Sembelihan, WhatsApp

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: