Salafy Garut

Ilmu-Amal-Dakwah-Sabar

Tanggapan aliran Kristen Yehuwa (Bagian. 1)

WhatsApp Image 2017-03-13 at 06.43.17🖊 Tanggapan aliran Kristen Yehuwa
🍃 Muqoddimah
🌱 Alhamdulillah atas nikmat Islam, terlebih lagi nikmat diberi pemahaman terhadap as-sunnah.
Betapa banyak Allah takdirkan disekitar kita ummat yang tersesat namun disisi lain dipilihlah kita sebagai hamba yang lemah, miskin dan hina ini menjadi hamba yang beriman, berakal dan mampu memahami ayat-ayat Sang Pencipta.
وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَىٰ

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk. (QS. Adh-Dhuha :7)

❓Tahukan anda wahai saudaraku, dengan nikmat Islam dan amal sholih inilah kita menjadi sebaik-baik makhluk ciptaan-Nya. Allah berfirman
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. (QS. Al-Bayyinah :7)

💕 Maka hendaklah dengan nikmat ini kita bersyukur
وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan. (QS. Adh-Dhuha:11)

🎊 Maka dengan nikmat ini hendaklah kita bergembira dan gemberikanlah kaum beriman!!.
قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ

Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan”. (QS. Yunus:58)

⏱ Pada hari Ahad 22 Januari 2017  yang lalu saya bertemu dengan salah satu sekte dalam agama kristen disuatu tempat umum tepatnya di Tugu Pinsil Tanjungpinang, Baca lebih lanjut

April 2, 2017 Posted by | Aliran Yehuwa, bantahan, Kristen, Misionaris, WhatsApp | Tinggalkan komentar

🔥 Kemenangan ummat antara Wahyu dan logika!! (Bag. 2)

🔥 Kemenangan ummat antara Wahyu dan logika!! (Bag. 2)

🌱 Dalam riwayat yang lain disebutkan sebab-sebab dan solusinya.

عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمْ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ

dari Ibnu Umar ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika kalian berjual beli dengan cara ‘inah, mengikuti ekor sapi, ridla dengan bercocok tanam dan meninggalkan jihad, maka Allah akan menguasakan kehinaan atas kalian. Allah tidak akan mencabutnya dari kalian hingga kalian kembali kepada agama kalian.” (HR. Abu Daud no 3003-Shahih)

✨Apa makna pelajaran dari hadis tersebut?

➡ ‘Inah = salah satu bentuk transaksi ribawiyah, betapa banyak sekarang kaum muslimin yang terjatuh dalam masalah riba ini, mulai dari beli tanah, rumah, mobil, motor, laptop, HP dll. Yuk stop dari sekarang, save syariat, bela 411!!, Perjuangan bela Al Qur’an dan hadits belum habis.. mari bergerak mulai dari diri kita. Baca lebih lanjut

Maret 23, 2017 Posted by | 411 212, bantahan, dasar islam, manhaj, WhatsApp | Tinggalkan komentar

🔥Kemenangan ummat antara *Wahyu dan logika!!* (Bagian 1)

🔥Kemenangan ummat antara *Wahyu dan logika!!*
🖋Setitik sumbangan nasihat dari akhukum Abu Suhail Diqra Ibn Dasep Ibn Utsman Al Gharutiy yang fakir terhadap ilmu dan ampunan-Nya
❓Secara logika bukankah air dan jumlah yang banyak sangat diperlukan terlebih dalam peperangan??
➡ Namun apa syariat Allah atas Thalut dan realitanya??

فَلَمَّا فَصَلَ طَالُوتُ بِالْجُنُودِ قَالَ إِنَّ اللَّهَ مُبْتَلِيكُمْ بِنَهَرٍ فَمَنْ شَرِبَ مِنْهُ فَلَيْسَ مِنِّي وَمَنْ لَمْ يَطْعَمْهُ فَإِنَّهُ مِنِّي إِلَّا مَنِ اغْتَرَفَ غُرْفَةً بِيَدِهِ ۚ فَشَرِبُوا مِنْهُ إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ ۚ فَلَمَّا جَاوَزَهُ هُوَ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ قَالُوا لَا طَاقَةَ لَنَا الْيَوْمَ بِجَالُوتَ وَجُنُودِهِ ۚ قَالَ الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو اللَّهِ كَمْ مِنْ فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ

Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: “Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya; bukanlah ia pengikutku. Dan barangsiapa *tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan,* maka dia adalah pengikutku”. Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: “Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya”. Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah, berkata: “Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS. Al Baqarah : 249)

❓Secara logika bukankah jika dikejar musuh tidak mungkin mau pergi ke laut apalagi tanpa persiapan membuat kapal, Baca lebih lanjut

Maret 23, 2017 Posted by | bantahan, dasar islam, manhaj, WhatsApp | Tinggalkan komentar

Manusia primitif yang merasa modern, belajar dari kisah Nabi Nuh ‘Alaihissalam

🌍 *Manusia primitif yang merasa modern…*🌏
🌊”kehebohan” cuaca akhir-akhir ini (terutama wilayah Kepri) yang berdasarkan surat kabar disebutkan ombak daerah Natuna dengan tinggi sekitar 5 meter, di lain tempat 3 meter sehingga membuat kecemasan para pengguna jasa transportasi laut.. bahkan dibeberapa tempat terdapat insiden..
🍃 Yuk kita merenung..
Jika kapal Pelni yang terkena ombak 5 meter saja bisa demikian, kira-kira kalau ombaknya ditambah sekitar 30 meter lagi masih bisa jalan atau terguling ya..?
🌾Teman-teman kalau kita melihat kepada Al-Qur’an ternyata ombak besar ini pernah terjadi..
🌧Bahkan keekstrimannya lebih ekstrim lagi… berkali-kali lipat dari ketinggian tsunami Aceh!!
💡Coba kita renungi ayat berikut..
وَهِيَ تَجْرِي بِهِمْ *فِي مَوْجٍ كَالْجِبَال*ِ وَنَادَىٰ نُوحٌ ابْنَهُ وَكَانَ فِي مَعْزِلٍ يَا بُنَيَّ ارْكَبْ مَعَنَا وَلَا تَكُنْ مَعَ الْكَافِرِينَ

Dan bahtera itu berlayar membawa mereka *dalam gelombang laksana gunung*. Dan Nuh memanggil anaknya, sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: “Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir”. (QS. Hud : 42) Baca lebih lanjut

Maret 23, 2017 Posted by | Adab, bantahan, dasar islam, DJPB, Keluarga, KEMENKEU, manhaj, Parenting, tazkiyatun nufus, WhatsApp | Tinggalkan komentar

Sah atau tidak nadzarnya dan beberapa permasalahan lain

✨✨ *KAJIAN TAUHID*✨✨
📚 *Bab XII Bernadzar untuk selain Allah adalah syirik*
🔎 *Sah atau tidak nadzarnya??*
🍃 Setelah kita mengetahui jenis nadzar, arah nadzar, maka kita lanjutkan pelajaran kita kepada sah atau tidaknya nadzar.

🖋 Ditinjuau sah atau tidaknya nadzar seseorang maka terbagi menjadi menjadi lima macam.

1⃣. Nadzar ketaatan kepada Allah dan Ibadah,
Yaitu bernadzar untuk melaksanakan bentuk ketaatan kepada Allah Ta’ala. Maka dia *wajib menunaikan nadzar tersebut, dan jika dia melanggar atau tidak menunaikannya, maka dia wajib membayar kaffarah (denda). Apabila tidak melaksankan nadzarnya maka berdosa*

2⃣. Nadzar Mubah
Yaitu bernadzar untuk melakukan sesuatu yang mubah non ibadah. Dalam hal ini dia boleh memilih antara melaksanakan nadzarnya atau membayar kaffarah. Sebagian ulama melarang untuk menunaikan nadzar tersebut dan dia harus membayar kaffarah.

3⃣. Nadzar makruh.
Yaitu bernadzar untuk melakukan sesuatu yang hukumnya makruh non ibadah. Dalam hal ini sama hukumnya dengan nadzar mubah, dia boleh memilih antara melaksanakan nadzarnya atau membayar kaffarah. Sebagian ulama melarang untuk menunaikan nadzar tersebut dan dia harus membayar kaffarah.

4⃣. Nadzar maksiat.
Yaitu bernadzar untuk melakukan sesuatu kemaksiatan yang bukan kesyirikan. Dalam hal ini maka *hukum nadzarnya sah* akan tetapi dia tidak boleh melaksanakan nadzarnya dan harus membayar kaffarah!!.

5⃣. Nadzar kesyirikan.
Yaitu bernadzar untuk mendekatkan diri kepada selain Allah Ta’ala.
Dalam hal ini maka *hukum nadzarnya tidak sah* dia tidak boleh melaksanakan nadzarnya dan tidak berkewajiban membayar kaffarah!!.
*Akan tetapi dia wajib bertaubat karena telah melakukan syirik akbar!!*
Diriwayatkan Baca lebih lanjut

Maret 23, 2017 Posted by | dasar islam, fiqh, KAJIAN TAUHID, Nadzar, WhatsApp | Tinggalkan komentar

Macam-macam nadzar dan tujuan nadzar tersebut

✨✨ *KAJIAN TAUHID*✨✨
📚 *Bab XII Bernadzar untuk selain Allah adalah syirik*
📌 *Macam-macam Nadzar*
🖋Ditinjau *dari modelnya* maka nadzar terbagi dua, yaitu
1⃣. Nadzar Mutlak yaitu bernadzar *tanpa mensyaratkan (mengharapkan)* untuk mendapatkan gantinya.
▶Contohnya : “saya bernadzar *karena Allah* untuk berpuasa tiga hari berturut-turut atau berpuasa di hari Kamis”
2⃣. Nadzar Muqoyyad (ada ikatannya) yaitu bernadzar karena mengharapkan gantinya.
▶ Contohnya, “Saya bernadzar kepada Allah untuk puasa 3 hari *jika saya naik kelas*” atau “Saya bernadzar kepada Allah untuk menyembelih kambing *jika saya sembuh*”
‼Para ulama Rohimahullah memakruhkan nadzar jenis kedua ini, bahkan sebagian ada yang mengharamkannya , karena Nabi bersabda
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ الْحَارِثِ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ
أَوَلَمْ يُنْهَوْا عَنْ النَّذْرِ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ النَّذْرَ لَا يُقَدِّمُ شَيْئًا وَلَا يُؤَخِّرُ وَإِنَّمَا يُسْتَخْرَجُ بِالنَّذْرِ مِنْ الْبَخِيلِ
… Ibnu Umar radliallahu ‘anhuma berkata; ‘Bukankah mereka dilarang dari nadzar? Sebab Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: *”Sesungguhnya nadzar tidak bisa menyegerakan sesuatu dan tidak pula bisa menangguhkannya, hanyasanya nadzar dikeluarkan dari orang bakhil.”* (HR. Bukhori no 6198)
‼Namun ingat ya.. Baca lebih lanjut

Maret 23, 2017 Posted by | dasar islam, fiqh, KAJIAN TAUHID, Nadzar, WhatsApp | Tinggalkan komentar

Mengenal Nadzar adalah ibadah

✨✨ *KAJIAN TAUHID*✨✨
📚 *Bab XII Bernadzar untuk selain Allah adalah syirik*
✍🏻 Nadzar adalah seseorang mewajibkan kepada dirinya sendiri untuk melakukan aktivitas ibadah yang *pada asalnya* bukan merupakan kewajibannya.
▶ Nadzar dan penunaiannya termasuk dalam aktivitas ibadah yang hanya boleh ditujukan kepada Allah Ta’ala saja, dan apabila ditujukan kepada selain Allah maka bisa jatuh kepada perbuatan kesyirikan!!.
❓Masih ingat kan definisi ibadah?? mari kita lihat sisi pendalilan nadzar adalah ibadah 🔍

💫Firman Allah Subhanahu wata’ala :

]يوفون بالنذر ويخافون يوما كان شره مستطيرا[

“ *Mereka menepati nadzar*  dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.” (QS. Al Insan, 7)

💫Firman Allah Subhanahu wata’ala :
]وما أنفقتم من نفقة أو نذرتم من نذر فإن الله يعلمه[

“Dan apapun yang kalian nafkahkan, dan *apapun yang kalian nadzarkan*, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya” (QS. Al Baqarah, 270).

🌱Diriwayatkan dalam shoheh Bukhori dari Aisyah ra. bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

“من نذر أن يطيع الله فليطعه، ومن نذر أن يعصي الله فلا يعصه”

“Siapa yang bernadzar untuk mentaati Allah, maka ia wajib mentaatinya, dan barang siapa yang bernadzar untuk bermaksiat kepada Allah maka ia tidak boleh bermaksiat kepadaNya (dengan melaksanakan nadzarnya itu).” Baca lebih lanjut

Maret 23, 2017 Posted by | dasar islam, KAJIAN TAUHID, Nadzar, WhatsApp | Tinggalkan komentar

sekali lagi tentang was-was.. camkan ya..

DO ‘A KETIKA WAS-WAS

Majalah Asy Syariah Edisi 035

Tanya:

Apa doa yang bisa dipanjatkan agar terlepas dari was-was setan?

Jawab:

Samahatusy Syaykh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rohimahulloh menjawab:

“Seseorang dapat berdoa dengan doa yang ALLOH Sub haanahu wa Ta ‘ala mudahkan baginya, seperti ia mengatakan:

اللَّهُمَّ أَعِذْنِي مِنَ الشَّيْطَانِ، اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ الشَّيْطَانِ، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنَ الشَّيْطَانِ، اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ ،اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ مَكَائِدِ عَدُوِّكَ الشَّيْطَانِ

“Ya ALLOH, lindungilah aku dari setan. Ya ALLOH, jagalah aku dari setan. Ya ALLOH, tolonglah aku untuk mengingat-Mu (berdzikir kepada-Mu), untuk bersyukur kepada-Mu dan membaguskan ibadah kepada-Mu. Ya ALLOH, jagalah aku dari tipu daya musuh-Mu (yaitu) setan.”

Hendaklah ia memperbanyak dzikir kepada ALLOH Sub haanahu wa Ta ‘ala, banyak membaca Al Qur-an dan berta ’awwudz kepada ALLOH Sub haanahu wa Ta ‘ala ketika mendapatkan was-was, sekalipun ia sedang mengerjakan sholat.

Bila gangguan was-was itu mendominasinya dalam sholat, hendaklah ia meludah (meniup dengan sedikit ludah) ke kiri tiga kali dan berta ’awwudz dari gangguan setan sebanyak tiga kali.

Ketika ’Utsman bin Abil ’Ash Ats Tsaqofi Rodhiyallohu ‘Anhu mengeluh kepada Rosululloh Shollallohu ‘alayhi wa sallam tentang was-was yang didapatkannya di dalam sholat, beliau shollallohu ‘alayhi wa sallam memerintahkannya untuk meludah ke kiri tiga kali dan berta ’awwudz kepada ALLOH Ta ‘ala dari gangguan setan dalam keadaan ia mengerjakan sholat.
Baca lebih lanjut

Februari 23, 2017 Posted by | fiqh, WhatsApp | Tinggalkan komentar

Penjelasan Hadis Menyembelih binatang karena Allah, dilarang dilakukan di tempat penyembelihan yang bukan karena Allah

✨✨  *KAJIAN TAUHID* ✨✨

 

📚 Bab XI Menyembelih binatang karena Allah, dilarang dilakukan di tempat penyembelihan yang bukan karena Allah

 

✍🏻 Tsabit bin Dhohhak Radhiallahu’anhu berkata :

 

نذر رجل أن يذبح إبلا ببوانة، فسأل النبي فقال :” هل كان فيها وثن من أوثان الجاهلية يعبد ؟” قالوا : لا، قال :” فهل كان فيها عيد من أعيادهم ؟” قالوا : لا، فقال رسول الله :” أوف بنذرك، فإنه لا وفاء لنذر في معصية الله ولا فيما لا يملك ابن آدم”. رواه أبو داود وإسناده على شرطهما.

 

“Ada seseorang yang bernadzar akan menyembelih onta di Buwanah(nama suatu tempat di sebelah selatan kota Makkah, sebelum Yalamlam; atau anak bukit sebelah Yanbu’.), lalu ia bertanya kepada Rasulullah, maka Nabi bertanya : “Apakah di tempat itu ada berhala-berhala yang pernah disembah oleh orang-orang jahiliyah ? para sahabat menjawab : tidak, dan Nabipun bertanya lagi : “Apakah di tempat itu pernah dirayakan hari raya mereka ? para sahabatpun menjawab : tidak, maka Nabipun menjawab : “Laksanakan nadzarmu itu, karena nadzar itu tidak boleh dilaksanakan dalam bermaksiat kepada Allah, dan dalam hal yang tidak dimiliki oleh seseorang” (HR. Abu Daud, dan Isnadnya menurut persyaratan Imam Bukhori dan Muslim)

 

🖋 Faidah Tauhid Hadits ini

 

1⃣. Dianjurkan untuk mufti sebelum mengeluarkan fatwa untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mendapatkan keterangan yang jelas

 

2⃣. Adanya suatu pelajaran penting untuk menutup jalan yang mengarah kepada kemusyrikan dan meninggalkan tasyabbuh (penyerupaan) dengan orang-orang musyrik, dan melarang apa yang menjadi pemicunya.

 

3⃣. *Hati-hati ya untuk teman-teman yang tinggal di daerah mayoritas kafir misal mereka punya perayaan lalu mereka menyuruh kita untuk menyembelih di tempat mereka agar orang-orang Islam ikut makan makanan yang disediakan oleh mereka (karena yang mereka tau asal yang nyembelihnya Islam maka dagingnya boleh dimakan).*

 

4⃣. Nadzar harus dalam perkara yang dia miliki/ tanggungan dia sendiri. Tidak boleh nadzar milik orang lain, misal kalau dia sembuh maka dia akan menginfakkan harta temannya.

Baca lebih lanjut

Februari 11, 2017 Posted by | dasar islam, fiqh, KAJIAN TAUHID, manhaj, Sembelihan, WhatsApp | Tinggalkan komentar

Menyembelih binatang karena Allah, dilarang dilakukan di tempat penyembelihan yang bukan karena Allah (Bagian 1)

✨✨ *KAJIAN TAUHID*✨✨

📚 *Bab XI Menyembelih binatang karena Allah, dilarang dilakukan di tempat penyembelihan yang bukan karena Allah*

➡ Bab ini ada kemiripan dengan bab X sebelumnya yaitu masih terkait dengan ibadah penyembelihan.
🌾 Bab ini menerangkan terkait mewaspadai tasyabuh dan menutup rapat-rapat terhadap sarana menuju kesyirikan yang telah lama terkubur.

💕Dalil pertama yang dibawakan oleh Syaikh Muhammad At-Tamimi Firman Allah Ta’ala
وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مَسْجِدًا ضِرَارًا وَكُفْرًا وَتَفْرِيقًا بَيْنَ الْمُؤْمِنِينَ وَإِرْصَادًا لِمَنْ حَارَبَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ مِنْ قَبْلُ ۚ وَلَيَحْلِفُنَّ إِنْ أَرَدْنَا إِلَّا الْحُسْنَىٰ ۖ وَاللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ

Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudharatan (pada orang-orang mukmin), untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu. Mereka Sesungguhnya bersumpah: “Kami tidak menghendaki selain kebaikan”. Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya).
لَا تَقُمْ فِيهِ أَبَدًا ۚ لَمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَىٰ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَنْ تَقُومَ فِيهِ ۚ فِيهِ رِجَالٌ يُحِبُّونَ أَنْ يَتَطَهَّرُوا ۚ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِينَ

Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya. Sesungguhnya mesjid yang didirikan atas dasar takwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. Di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih.
(QS. At-Taubah : 107-108)

🔓 Faidah ayat ini :

1⃣. Allah menyuruh Rosul-Nya untuk tidak sholat di masjid Dhirar dan kaum muslimin pun mengikutinya. Baca lebih lanjut

Januari 31, 2017 Posted by | dasar islam, fiqh, KAJIAN TAUHID, Sembelihan, WhatsApp | Tinggalkan komentar